Bupati Kudus : Amalkan Al Qur'an sebagai Tuntunan Kehidupan

 13-06-2017 12:27 WIB by Admin  264x    News

*Peringatan Nuzulul Qur'an di Pendopo Kabupaten

kudusnews.com , KUDUS - Membangun masyarakat Qur'ani. Itulah yang dicita-citakan dari peringatan Nuzulul Qur'an tahun 1438 H ini. Acara yang diikuti ratusan jamaah dari berbagai kalangan ini dilangsungkan di Pendopo Kabupaten Kudus, Senin (12/6).

Acara ini mengambil tema 'Dengan Hikmah Nuzulul Qur'an Kita Bangun Masyarakat Qur'ani yang Tenteram Sejahtera Lahir dan Batin'. Bupati Kudus H. Musthofa hadir bersama seluruh forkopinda dan tokoh agama di Kudus.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Alquran adalah sebagai tuntunan. Baik dalam kehidupan sebagai mahluk pribadi maupun dalam kehidupan sebagai mahluk sosial.

"Berkumpul dengan orang saleh, membaca Al Qur'an serta selalu berdzikir, sudah pasti itu merupakan teladan yang baik," pesan bupati sore itu.

Mengomentari adanya penyelewengan dengan mengubah bagian ayat Al Qur'an, bupati meminta masyarakat tidak perlu resah. Yang terpenting adalah membentengi diri dengan kekuatan iman dengan terus mempelajari Alquran secara benar.

"Kudus sebagai kota religius ini saya yakin masyarakatnya kuat fondasi Al Qur'an nya," lanjut Bupati.

Di akhir sambutan, bupati kembali mengingatkan pentingnya toleransi dan sikap saling menghormati. Terutama di bulan suci Ramadan ini. Karena bangsa kita persatuan untuk kemajuan bersama.

Prof. Dr. Ahmad Rofiq, MA Direktur Pascasarjana UIN Walisongo Semarang sebagai pembicara sore itu berpesan bahwa kekuatan bangsa ini terletak pada empat hal. Yakni ilmunya ulama, adilnya umara, dermawannya orang kaya, serta doanya orang fakir.

"Pak Bupati ini selain selalu berusaha berihtiar untuk adil, juga punya kekuatan untuk mengambil kebijakan bagi kepentingan rakyat," kata Guru Besar yang juga Wakil Ketua MUI Jateng ini.

Mengomentari adanya istigasah Yasin Fadhilah, Prof. Dr. Rofiq mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya hal ini unik dan tidak ditemui di daerah lain. Ini juga modal bagus dari sisi spiritual dan memperkuat ukhuwah Islamiyah/umat.