Kudus raih Adipura Kencana, satu-satunya di Jateng

 03-08-2017 08:27 WIB by Admin  132x    News

kudusnews.com , JAKARTA-Anugerah Adipura Kencana merupakan penghargaan Adipura tertinggi kepada Kabupaten/Kota yang memenuhi syarat sebagai Kota yang Berkelanjutan. Di Jawa Tengah, hanya Kabupaten Kudus yang berhasil meraihnya.

Acara penyerahan penghargaan adipura dan kalpataru dilangsungkan di Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Jakarta, Rabu (3/8). Penghargaan dari Presiden RI Jokowi ini diterima langsung oleh Bupati Kudus H. Musthofa.

Kabupaten/Kota yang dinominasikan Anugerah Adipura Kencana ini diharapkan tidak hanya mampu menyelesaikan berbagai isu lingkungan hidup seperti pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran dan ruang terbuka hijau (RTH), tapi juga berinovasi di bidang pengelolaan sampah dan RTH.

Selain itu diharapakan juga mampu membuat sistem pengendalian dampak perubahan iklim, pemanfaatan energi baru terbarukan, serta penurunan ketimpangan ekonomi dan sosial berbasis pengelolaan lingkungan hidup dan sumber daya alam.

Kriteria lain sebagai penilaian yakni kabupaten/kota yang dinominasikan meraih Anugerah Adipura Kencana ini juga harus telah meraih Anugerah Adipura sebelumnya minimal tiga kali berturut-turut. Dan Kudus memenuhu syarat keseluruhannya.

Bupati Kudus H. Musthofa mengaku bangga dengan prestasi ini. Menurutnya ini akhir capaian dan bukan hanya hasil kerja seorang kepala daerah. Tetapi ada tujuan lain yang lebih penting. Yakni menjaga lingkungan dengan segala aspeknya untuk kesejahteraan seluruh masyarakat.

"Adipura kencana untuk seluruh masyarakat. Terima kasih seluruh jajaran OPD kami bersama partisipasi seluruh masyarakat," kata bupati seusai acara yang bertema 'hutan Indonesia untuk rakyat' ini.

Dalam sambutannya Presiden RI Jokowi memberikan ucapan selamat dan mengingatkan pentingnya menjaga hutan dan lingkungan. Selain memperoleh lingkungan yang sehat, tentu ada manfaat secara ekonomi yang bisa didapat.

"Kalau hutan di negara lain bisa memakmurkan. Tentunya di negara kita seharusnya juga bisa," kata Jokowi yang berpesan tidak boleh ada pengelolaan hutan dan alam yang berorientasi proyek.

Selain itu, manusia sudah seharusnya menjadi satu kesatuan dengan alam. Karena alam Indonesia adalah identitas orang Indonesia. Selain itu, untuk kemakmuran butuh ketahanan energi terbarukan, termasuk hutan tanaman yang memberi manfaat.(*)