MUSTHOFA BERSINERGI DENGAN QORYAH THOYYIBAH SALATIGA

 28-12-2017 09:46 WIB by Admin  409x    News

SALATIGA, kudusnews.com - Bupati Kudus berkunjung untuk ngangsu kaweruh dan mengadopsi konsep sekolah alam Qaryah Thayyibah untuk penguatan ekonomi rakyat yang beralamat di Kalibening, Salatiga, Rabu (27/12). Bupati disambut hangat dan akrab oleh pemilik Qaryah Thayyibah, Kang Din, sapaan Ahmad Bahruddin, bersama punggawa lembaga pendidikannya.
 
Bupati Kudus H. Musthofa dalam bekerja untuk masyarakat terus berinovasi. Prestasi demi prestasi diraihnya, diantaranya bidang UMKM. Kedatangannya ini untuk pengembangan ekonomi rakyat melalui ekonomi pertanian. 
 
"Saya akan segera kerjasama dengan Kang Din untuk memberdayakan pertanian dengan konsepnya," kata H. Musthofa.
 
Dia mengaku segala sesuatu harus diserahkan pada ahlinya apabila ingin menuai hasil secara optimal. Menurutnya, Kang Din ini sosok yang tepat yang segera didatangkan di Kudus.
 
"Lha, kalau saya sederhana saja. Serahkan saja sama yang paham. Yang terpenting ini ihtiar saya demi masyarakat," imbuh Bupati yang juga menyosialisasikan tentang ihtiarnya dalam Pilgub Jateng tahun depan.
 
Menanggapi hal ini, Kang Din menyambut positif kehadiran dan niat Bupati Kudus tersebut. Menurutnya ini sebuah niat positif bagi keberkuasaan ekonomi rakyat khususnya pertanian.
 
"Bagus sekali yang disampaikan Pak Musthofa ini. Tentu ini bagus untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena mayoritas masyarakat desa adalah petani," kata Kang Din.
 
Kapasitas sebagai Bupati yang berihtiar bagi peningkatan ekonomi masyarakat Kudus, sangat layak dicontoh.
 
"Namun demikian, kalau memang di Kudus berhasil dan Pak Musthofa bisa memimpin wilayah yang lebih luas. Tentu ini juga akan dikembangkannya," imbuhnya.
 
Sekadar informasi, Qaryah Thayyibah merupakan sekolah alternatif/alam yang kini juga ada serikat paguyuban petani. Di Qaryah, Kang Din ingin mendekatkan anak dengan alam, desa dan lebih peduli lingkungan. 
 
Di sini juga untuk memberdayakan ekonomi rakyat melalui pertanian dan konsep alam/lingkungan. Ini yang membuat Kang Musthofa ingin mengembangkannya di Kudus. Mengingat potensi pertanian/alam di Kudus yang begitu besar.(*)