Ambulans dan Taman Hasil Swadaya Masyarakat, Bupati Apresiasi Warga Prambatan Kidul

 02-04-2018 15:29 WIB by Admin  167x    News

KUDUS – Anggaran non budgeting untuk taman serta sumbangan mobil ambulans desa Prambatan Kidul diapresiasi Bupati Kudus, H. Musthofa. Hal ini disampaikan dalam sambutannya di pembukaan penilaian lomba desa pada Senin (2/4). Kali ini, Prambatan Kidul mewakili kecamatan Kaliwungu. Acara yang diselenggarakan di Balai Desa Prambatan Kidul ini, H. Musthofa menyampaikan terima kasih atas swadaya warga setempat.
 
Do’a agar Allah SWT membalas semua amal ibadah warga desa Prambatan Kidul lebih banyak lagi disampaikan H. Musthofa. “Atas nama pemerintahan kabupaten Kudus, saya mengucapkan terima kasih Bapak Ibu yang telah berpartisipasi membangun desa,” ujarnya.
 
Dalam sambutannya, H. Musthofa menyebut kecamatan Kaliwungu sebagai penghubung Kabupaten Jepara merupakan wilayah yang strategis. Ia menyebut Kaliwungu adalah wajah kabupaten Kudus bagian barat. “Oleh karenanya, harus ditata dengan baik,” katanya.  Dirinya menyebut apa yang telah dilakukan pemerintah desa maupun kecamatan Kaliwungu sudah baik. Terlebih kerjasama yang terjalin dengan warga masyarakatnya. “Tak lupa adalah keberadaan para ulama. Ulama menjadi satu kesatuan untuk membangun desa,” ujarnya.
 
Kepala Desa Prambatan Kidul M. Andhi Bakthiar dalam pemaparannya menjelaskan selain anggaran desa, ada beberapa hal yang merupakan swadaya warga setempat. Andhi menyebut salah satunya adalah taman yang berada di samping panggung. Optimalisasi pelayanan kesehatan seperti K-119 dari pemerintah kabupaten juga sudah dilaksanakan. “Bahkan hari ini, bertepatan dengan lomba desa, ada seorang warga yang menyumbangkan mobilnya untuk ambulans desa,” ungkapnya dengan bangga.
 
Optimalisasi pelayanan online juga terus dilaksanakan. Website, maupun sosial media mengenai desa juga sudah tersedia dan berjalan. Salah satunya yang sudah berjalan adalah mengenai usulan dan tanggapan dari masyarakat untuk pembangunan desa. “Dalam dua minggu lagi, Insya Allah pelayanan online lain untuk warga siap untuk dilaksanakan,” ujar
Andhi.
 
Muhammad Rifai (24) yang menjaga stand Teknologi Informasi Desa Prambatan  kidul  menyebut ada berbagai informasi mengenai desa yang bisa diakses di website Pemdes. Adanya lomba desa menurutnya bisa lebih memajukan desa-desa di Kabupaten Kudus Kudus. “Walaupun ada persaingan dalam UMKM tapi tetap menjunjung tinggi sportifitasnya,” ujar Rifai. 
 
 
Selain itu, Deva (16), salah satu siswa MAN 2 Kudus yang juga membuka stand prakarya siswa ikut antusias menyambut lomba desa kali ini. “Kami jadi bisa menunjukkan apa yang ada di MAN 2 Kudus, sekalian promosi sekolah,” ungkapnya.