Bupati Harapkan ASN Kudus jadi Contoh Baik Masyarakat

 07-04-2018 18:45 WIB by Admin  100x    News
KUDUS-Hampir tuntas masa pengabdian Bupati H. Musthofa memimpin Kudus. Selama dua periode kepemimpinannya ini banyak capaian yang telah ditorehkan. Membangun secara fisik dilakukannya dibarengi membangun sumber daya manusianya (SDM).

Namun bukan berarti tanggung jawabnya dalam memimpin Kudus sudah berakhir. Bahkan, Bupati yang banyak mendapat penghargaan level nasional ini, sebelum mengakhiri jabatannya, tak lelah terus memacu semangat para pegawainya. 

Sebagaimana yang dilakukannya di Dinas PKPLH, Jumat (6/4), Bupati memberikan pembinaan pada seluruh ASN yang terdiri dari para PNS, PHD, dan outsorcing. Hal serupa telah dilakukannya pada OPD lain selama sepekan ini. Yakni Disnakerperinkop UKM, Dishub, DKK, Disdikpora, dan Satpol PP.

Didampingi kepala BKPP dan Kepala Dinas PKPLH, Bupati mengingatkan peran penting para pegawai. Yakni sesuai tanggung jawab utama dinas tersebut. Untuk DPKPLH tentunya bertanggung jawab menata kota dengan secantik mungkin.

"Agar siapapun yang datang ke Kudus merasa nyaman. Ini lho Kudus yang bersih, rapi, dengan taman yang indah," kata Bupati yang telah mencanangkan Kudus sebagai 'Kota di Tengah Taman' ini.

Bupati kembali mengingatkan pentingnya dalam berhati-hati dalam bekerja. Artinya harus mengikuti aturan dan serta kelengkapan administrasi, serta memberikan manfaat serta sasaran yang tepat. Karena kinerja terbaik akan memberikan hasil yang terbaik.

"Saya berharap ASN di Kudus bisa menjadi role model. Menjadi contoh dengan kinerja, perilaku, serta moral yang baik untuk melayani," tegasnya dengan mengingatkan pentingnya penampilan fisik/performance diri.

Untuk bisa mewujudkan hal itu, tentu para ASN harus mempunyai kesadaran untuk meningkatkan kompetensi diri. Salah satunya dengan terus belajar serta mensyukuri dengan apa yang selama ini telah diperoleh. 

"Karena Tuhan telah memberikan rezeki sesuai porsi dan kemampuan kita," kata bupati yang juga mengingatkan bahwa rezeki bukan hanya dimaknai secara materi, namun juga kesehatan adalah anugerah.

Kekompakan dan kebersamaan juga menjadi kunci dalam menggapai tujuan. Sehingga suasana kekeluargaan yang terbangun baik di sebuah OPD bahkan di seluruh jajaran Pemkab Kudus ini harus terus dijaga.

Patuh terhadap pimpinan juga menjadi satu hal yang dipesankan pagi itu. Namun bukan berarti pimpinan adalah yang paling benar. Untuk itu seluruh pegawai harus punya keberanian saling mengoreksi agar pelayanan publik bisa maksimal tanpa melanggar aturan.

"Akhirnya, saya mengajak seluruh pegawai untuk bekerja keras penuh semangat, bekerja dengan cerdas, serta bekerja ihlas," pungkasnya.(*)