Kudus tergabung Dalam Gerakan 100 Smart City 2018

 13-04-2018 09:37 WIB by Admin  211x    News

KUDUS- Bersama dengan 49 kabupaten/kota lainnya, Kudus lolos assessment Gerakan 100 Smart City 2018 Indonesia. Hal ini disampaikan Kemenkominfo melalui surat dengan nomor B-217KOMINFO/DJAI/AI.01.05/04/2018 pada (9/4) lalu. Ini merupakan tahap kedua dari 100 Smart City setelah sebelumnya tahun 2017 tahap pertama terpilih 25 Kabupaten/Kota.
 
Nantinya ke 50 kabupaten/kota tersebut akan dibantu untuk membuat masterplan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah masing-masing. Pemerintah juga akan membantu merencanakan minimal satu program yang segera dirasakan masyarakat (quick win) yang bisa diinterpretasikan dalam tahun yang berjalan. Quick win ini nantinya diharapkan bisa memberi gambaran kepada masyarakat mengenai efektivitas program smart city, sehingga masyarakat terdorong membantu pemerintah daerah mewujudkan smart masterplan yang telah disusun. 
 
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kudus, Drs. Kholid, MM mengaku siap untuk menjalankan program 100 Smart City demi terciptanya pelayanan publik yang lebih efektif untuk masyarakat. Smart City ini juga bertujuan untuk mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Kudus melalui penggunaan teknologi informasi. “Selama ini, Kudus juga sudah merintis smart city, sehingga ini merupakan kesempatan bagi Kudus untuk lebih mengembangkan pelayanan publik secara online,” ujarnya.
 
Sebelumnya, pemerintah pusat memberikan questioner untuk diisi pemerintah daerah yang nantinya menjadi acuan penilaian 100 Smart City. Penilaian meliputi analisis kesiapan daerah, analisis GAP, analisis visi pembangunan daerah (RPJPD dan RPJMD). Termasuk mencantumkan beberapa peraturan daerah yang sudah sejalan dengan Gerakan 100 Smart City.
 
Program smart city memberikan kesempatan daerah untuk melakukan inovasi – inovasi yang memanfaatkan teknologi dalam upayanya meningkatkan pelayanan masyarakat. Ini merupakan program bersama antara kementerian komunikasi dan informatika, Kemen PUPR, Kemendagri, Bappenas, dan kantor staf kepresidenan.