Bagikan Rastra, Bupati Minta Ada Anggaran Untuk Kegiatan Religius Seperti Desa Glantengan

 13-04-2018 20:27 WIB by Admin  145x    News

KUDUS – Tak sekedar tilik desa, Bupati Kudus, H. Musthofa sekaligus mengaji bersama warga Desa Glantengan. H. Musthofa mengapresiasi visi misi Desa Glantengan yang salah satunya menjadi desa religius.Dirinya sekaligus meminta para kepala desa untuk menganggarkan dana desa untuk kegiatan keagamaan. Acara yang diselenggarakan pada Rabu (11/4) malam ini juga digunakan Bupati untuk membagikan Rastra.

Kudus terkenal dengan kota santri, dua wali, maupun kota religi Itulah sebabnya, Bupati menilai penting bagi desa desa untuk menganggarkan dana untuk pengajian juga. Bagi desa yang belum melakukan penganggaran, disarankan untuk segera mengevaluasi hal tersebut. “Jangan hanya ngomong saja, tapi ngaji nggak pernah,” selorohnya. Tak hanya itu, Bupati juga menyatakan sudah menginstruksikan kepada Sekda agar mengalokasikan 25 juta ke setiap kecamatan untuk membiayai rebana. 


Jumlah anggaran total untuk kecamatan kota sebesar 62 milyar rupiah. Anggaran sebesar ini diharapkan dimanfaatkan dengan baik dan diawasi penggunaannya oleh kepala desa. Karena kepala desa juga dipilih oleh rakyat, maka tanggung jawab harus langsung ke rakyat. “Kita harus bekerja dengan baik, tolong jangan ada Warga Kudus yang kecewa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tilik desa tersebut, Bupati Kudus juga membagikan KPM Rastra, KKS, bedah rumah, dan santunan kematian kepada warga desa kecamatan Kota. Rinciannya meliputi KPM Rastra 1802 orang, KKS 281 orang, bedah rumah 5 orang, santunan kematian ada 73 orang.

H. Musthofa berpesan kepada para warga penerima KKS agar menjaga PINnya dan menyimpan sendiri ATMnya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Ia juga menyampaikan bahwa sekarang Rastra tidak dipungut biaya. Sehingga dilarang untuk percaya pihak tertentu yang meminta biaya mengenai Rastra tersebut. “Tidak perlu khawatir, yang penting Anda bekerja yang baik dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya kepada para penerima KPM Rastra. 

Sumarni (38) penerima santunan kematian mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah. “Alhamdulillah, bisa meringankan untuk keluarga, untuk ahli warisnya, dan dana tersebut buat Almarhum juga,” ujarnya.

Sementara, Kepala Desa Glantengan Ana Maryati dalam paparannya menyatakan rasa terima kasihnya kepada Bupati Kudus yang hadir pada Rabu lalu. Ia menyatakan visi misi Desa Glantengan yakni maju, sejahtera dan religius. Kereligiusan ini dibuktikan dengan adanya pengajian rutin tiap malam Jum’at dan adanya dua kelompok rebana. Ada rebana An-Nadhiroh dan Nurul Falah. Ana menyatakan peralatan rebana dibiayai oleh APBDes. Ini membuat dua kelompok rebana di Desa Glantengan berkembang pesat. “Bagaiamana Pak, bagus kan Pak rebananya? Mungkin bisa tampil di pendopo kabupaten,” ujar Ana berpromosi.

Acara tilik desa malam itu juga dibalut oleh pengajian Yasin Fadhilah. Bupati memimpin sendiri pembacaan yasin fadhilah. Penjabat Sekda, sejumlah pejabat dan kepala dinas hadir dalam acara tersebut, Agus Budi Satrio, asisten I Setda Kudus juga memaparkan mengenai  rincian dana untuk kecamatan Kota dari masing-masing OPD. (*)