Mengangkat Potensi Wisata Religi Kudus Untuk Pertumbuhan Ekonomi

 25-04-2018 08:25 WIB by Admin  199x    News

Kudusnews.com, KUDUS - Kekayaan tradisi budaya di Kabupaten Kudus merupakan suatu potensi yang jika dapat dikelola dengan baik maka akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Hal tersebut disampaikan Drs. Sudjatmiko, M.Pd selaku Penjabat Sekretaris Daerah, yang membacakan sambutan Bupati Kudus pada acara SARASEHAN “Wisata Religi Jawa Tengah di Kawasan Kudus dan Demak” bertempat di pendopo Kabupaten Kudus pada Senin (23/4).

Kabupaten Kudus selain dikenal sebagai kota industri juga dikenal sebagai kota santri. Hal tersebut tak luput atas peran masyarakat yang menghargai nilai-nilai Islam yang ditinggalkan oleh Sunan Kudus dan Sunan Muria. Selain kental dengan nilai Islam, Kudus juga kaya akan tradisi bernuansa Islam. “Kudus memiliki tradisi Dandangan, Buka luwur, Ampyang maulid, Kirab Jenang tebokan yang apabila lebih dikelola dengan baik, dapat meningkatkan ekonomi rakyat,” ujar Sudjatmiko. Hal tersebut disinggung kembali oleh Hamid Ponco Wibowo, Kepala Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah dalam sambutannya, bahwa Kudus dan Demak kaya akan tradisi dan budaya Islam, karena merupakan daerah sumber masuknya Islam di Jawa Tengah. Menurutnya wisatawan ke Kudus dan Demak kebanyakan untuk berziarah karena masih kurangnya wisata religi lain yang terekspos. Melalui pertemuan tersebut, dirinya berharap agar potensi wisata religi di Kudus dan Demak dapat lebih tergali. Kegiatan itu sendiri merupakan bagian dari rangkaian persiapan acara Festival Ekonomi Syariah oleh Bank Indonesia.

Festival Ekonomi Syariah sendiri merupakan rangkaian event yang diadakan oleh Bank Indonesia dalam rangka untuk menggali potensi ekonomi pada masing-masing daerah. Sebelum mengunjungi Kabupaten Kudus dan Demak, Hamid Ponco Wibowo bersama timnya sudah mengeksplore potensi yang ada di Solo, Banyumas, dan Tegal. Data potensi tiap daerah nantinya akan di inventarisir, dan nantinya akan ditampilkan pada Penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah di Semarang tanggal 2 Mei 2018.

Selain di hadiri oleh Hamid Ponco Wibowo selaku Kepala Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, acara tersebut juga dihadiri oleh para pimpinan OPD Provinsi Jawa Tengah, Pimpinan OPD Kabupaten Demak, Pimpinan OPD Kabupaten Kudus, Rektor Universitas Muria Kudus, Rektor Universitas Sultan Fatah Demak, Persatuan Hotel Restoran Jawa Tengah, Pusat Pengkajian Islam & Budaya Jawa, dan para perwakilan mahasiswa dari Perguruan Tinggi.