Musthofa : Ingin Sukses Berbisnis, Mahasiswa Harus Ubah Mindset

 30-04-2018 15:27 WIB by Admin  101x    News

Musthofa : Ingin Sukses Berbisnis, Mahasiswa Harus Ubah Mindset
 
KUDUS – Bupati Kudus, H. Musthofa menyampaikan kuliah umumnya di depan ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muria Kudus (UMK) bertempat di Auditorium UMK (30/4). Ia membagikan pemikirannya bagaimana mahasiswa bisa menjadi pengusaha sukses dan mengembangkan ekonomi daerah. Salah satunya yang penting adalah merubah mindset agar tercipta ide-ide segar.
 
Merubah pola pikir untuk mendapatkan ide segar berbisnis bisa diawali dengan merubah kebiasaan. Perubahan kebiasaan menjadi lebih produktif bisa dimulai dari hal-hal kecil. “Misalnya dengan mulai untuk bercita-cita yang maju dan baik,” ujarnya. Orang yang bercita-cita tinggi dan luhur akan lebih terstimulasi untuk selalu menjadi lebih baik.
 
Selanjutnya adalah memanfaatkan teknologi yang ada. “Di zaman digital ini, kalian jangan sampai terlambat,” ujarnya. Ia juga menyatakan perkembangan bisnis online bahkan jasa online yang semakin meningkat. “Siapapun yang tak bisa memanfaatkan teknologi pasti akan tersendat,” ucapnya.
H. Musthofa juga membagikan ilmu bisnis dari Jack Ma, pendiri Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok. Salah satunya adalah DAMO, yang merupakan singkatan dari discover, adventure, momentum, dan outlook. “Berbisnis harus selalu mencoba hal baru,
selalu mencari jalan alternative lain untuk berkembang dan tak selalu memakai jalan normatif, membaca setiap peluang, dan melihat bisnis dengan kacamata yang utuh,” jelasnya.
Dirinya mengapresiasi salah satu mahasiswa FEB UMK bernama Habib yang sudah memiliki rental kamera sendiri, sehingga rutinitas yang dilakukan tak hanya kuliah lalu pulang. Bahkan ia mengundang Habib secara langsung untuk hadir di acara kabupaten pada 2 Mei nanti.
 
Di sampaikannya juga bahwa konsekuensi dari adanya reformasi industri 4.0 adalah bahwa nantinya, tenaga manusia semakin berkurang. Yang ada hanya penggunaan mesin dan teknologi karena manusia tinggal menikmati hasilnya. Keberadaan manusia harus mengikuti pertumbuhan zaman, dari sisi teknologi maupun kemauan. “Kuliah di jurusan FEB itu berarti siap menjadi petarung-petarung bisnis yang luar biasa untuk berkompetisi,” ujarnya.
 
Dekan FEB UMK, Dr. Mohammad Edris MM., yang membuka acara menyatakan terima kasihnya kepada Bupati atas kehadirannya. Tak lupa Edris mengucapkan selamat mengenai diraihnya penghargaan Parasamya Purnakarya Nugrahadi Kudus. “Terima kasih karena Pak Bupati mau memberikan kuliah umum mengenai bagaimana sektor kewiraushaan publik berdampak pada  ekonomi daerah seperti Kudus sehingga bisa berhasil,” pungkasnya.