Lantik Pimpinan Baznas Kudus ,Bupati Kudus Umumkan Lokasi Gedung Baznas, MUI, dan Kantor Badan Wakaf Kudus

 04-05-2018 16:51 WIB by Admin  67x    News
KUDUS – Bupati Kudus, H. Musthofa menyatakan sudah ada lokasi untuk Gedung Baznas, MUI, dan Kantor Badan wakaf Kudus. Rencananya, kantor akan dibuat menjadi gedung bersama tiga instansi tersebut. Hal ini disampaikan saat pelantikan pimpinan baru Baznas Kudus masa jabatan 2018-2023 di Kantor Bupati Kudus pada Jum’at (4/5).
 
Ia menyatakan, akan menetapkan lokasi gedung tersebut sebelum bulan Ramadhan. Tempatnya pun dijamin strategis. “Saya minta Pak Sekda, dan Asisten, kalau bisa segera mungkin sebelum Ramadhan sudah penetapan kantornya, mau didesain seperti apa yang baik, agar terlihat beda dengan yang lain,” ujarnya disambut tepuk tangan riuh hadirin.
 
Dirinya mengakui tingkat pertumbuhan ekonomi syariah sangat tinggi. “Saya menelitinya selama setengah tahun ini,” ungkapnya. Maknanya, karena semua pengawasan Baznas lillahi ta’ala, ia yakin uang yang terkumpul tidak sampai setahun sudah mencapai milyaran. Apalagi pendapatan di Kudus sudah tinggi.
 
Mengenai jika Baznas memerlukan tenaga khusus untuk diperbantukan, H. Musthofa meminta agar pihak Baznas mengajukan ke pemerintah. Sehingga nanti akan di-BKU-kan, dan Baznas tidak perlu menggaji pegawai tersebut. “Justru jika ada ASN yang mau purna tugas dan mau mewakafkan tenaga dan waktunya di Baznas, itu lebih baik,” ujarnya. Ia menyatakan semoga Baznas menjadi semangat, rumah besar, untuk menampung dari niatan-niatan baik semua warga. 
 
Ketua Baznas Provinsi Jateng Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si. menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Kudus. “Memang dibutuhkan kolaborasi antara MUI, Badan Wakaf dan Baznas, sehingga, ide membuat gedung bersama itu luar biasa,” ujarnya.
 
Ia juga selalu mendorong agar ASN lebih banyak berzakat. Uang yang dikeluarkan Baznas juga tidak melulu mengenai urusan akhirat. “Hanya 20 persen yang untuk urusan akhirat, sedangkan 80 persen untuk urusan di dunia,” ujarnya. Dirinya mencontohkan uang Baznas untuk membangun rumah orang miskin, maupun mengobati orang sakit yang merupakan urusan dunia.
 
Sosialisai mengenai UPZ (Unit Pengumpul Zakat) juga disampaikan oleh Ahmad Darodji. Tugasnya yakni mengumpulkan zakat untuk melayani muzakki, yang berada pada desa/kelurahan, instansi-instansi pemerintah dan swasta, baik dalam negeri maupun luar negeri. “Dinas-dinas juga bisa mengajukan permohonan kepada Baznas untuk ikut mentasharufkan zakat,” jelasnya. 
 
Bupati Kudus, H. Musthofa didampingi Ketua Baznas Provinsi Jateng Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si. melantik Drs. H. Ari Syamsul Muarif  sebagai ketua Baznas Kudus masa jabatan 2018-2023. Sementara KH. Ma'ruf Sidiq, Lc dilantik menjadi wakil ketua Baznas Kudus.