Tarhima di Jekulo, Semua Pihak Diminta Menjaga Konduktivitas

 29-05-2018 09:45 WIB by Admin  129x    News

KUDUS- Tarhima semalam (28/5) dilangsungkan di MI Qur'ani Karmaini, Gondoharum, Jekulo. Bupati Kudus yang dalam hal ini diwakili oleh asisten satu pemerintahan, Agus Budi Satriyo, menyampaikan bahwa semua pihak harus saling menjaga konduktivitas lingkungannya.
 
Penjagaan lingkungan ini agar apa yang terjadi di Surabaya tidak terjadi di Kudus. "Untuk camat hingga ke ketua RT harus mengenali warganya dengan baik," ujar Agus. Ia juga meminta maaf Bupati secara pribadi tak bisa hadir karena menerima penghargaan dari BPK di Semarang.
 
Sementara itu, bantuan sekitar 475 juta rupiah diberikan untuk hibah sarpras peribadatan dan pendidikan keagamaan untuk lima tempat peribadatan dan sekolah agama. Yang pertama untuk MI Qur'ani Karmaini, Gondoharum sebesar 100 juta rupiah. Kemudian untuk TPQ An-Nur, Gondoharum sebesar 10 juta rupiah. Untuk TPQ Al-Munawaaroh, Jekulo sebesar 200 juta rupiah, untuk RA Islamiyatul Muna, Bulungkulon sebesar 15 juta rupiah, dan untuk Ponpes Sirojul Hanan, Kauman, Jekulo sebesar 150 juta rupiah. Agus berpesan agar memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya.
 
 
Pengurus yayasan MI Qur'aini Karmaini, Muh. Yasin, S. Ag., M.Si mengucapkan selamat datang kepada staff ahli maupun jajaran pemerintah kabupaten. Ia menyatakan bahwa Ramadan kali ini benar benar membawa berkah. "Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Bupati, kami akan menggunakan sebaik-baiknya," ujarnya. Dirinya juga meminta do'a restu karena sekolah akan diakreditasi pada Juni nanti.