100 Lampion Diterbangkan dalam Peresmian Gedung Sekolah Minggu Cakra Purbakara

 03-06-2018 11:10 WIB by Admin  52x    News
KUDUS - Bupati Kudus, H. Musthofa bersama dengan biksu Pabakaro Tera, perwakilan Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI Povinsi, bersama pejabat lainnya terbangkan lampion. Diikuti dengan warga lainnya yang ikut menerbangkan lampion yang jumlahnya mencapai 100 buah. Penerbangan lampion merupakan rangkaian acara dalam Peresmian Gedung Sekolah Minggu Cakra Purbakara dan Perayaan Waisak 2562 BE/2018 di Kuthuk, Undaan, semalam (2/6).
 
Bupati Kudus, H. Musthofa menyampaikan dengan berdirinya sekolah minggu Budhist Cakra Purbakara semoga memberikan manfaat. “Harapan saya, karena Negara ini Negara Pancasila, kita bisa saling menghargai antar umat, dan Kudus mampu mnginspirasi,” ujarnya. Dirinya sungguh bersyukur dan berterima kasih karena di akhir jabatannya bisa berdiri sekolah minggu yang sudah dirintis mulai beberapa tahun yang lalu. “Waisak ini harapan saya memberikan pencerahan kepada umat smuanya,” ucapnya.
 
Sementara perwakilan Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI Povinsi Sutarso, S.Ag, MM 
menyampaikan selamat atas diresmikannya gedung sekolah minggu tersebut dan selamat menunaikan waisak 2565 BE. “Ditjen Bimas berharap adanya sekolah ini meningkatkan kualitas keimanannya para murid, sehingga dharma luhur yang pada awal, tengah dan akhirnya dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Dharma luhur yang sederhana dan bisa diaplikasikan adalah cinta kasih kepada makhluk tanpa batas. 
 
Ketua panitia yang dalam hal ini disampaikan oleh Biksu Pabakaro Tera mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kudus, dan segenap jajaran yang hadir. Peresmian sekolah minggu Cakra Purbakara ini merupakan harapan tokoh agama Budha setempat untuk mewadahkebutuhan rohani dan iman anak-anak di desa yang sangat terpencil yang jauh dari perkotaan. “Suatu hari kami bermimpi dan berharap untuk memiliki sebuah gedung sarana pembinaan sekolah minggu, untuk sarana kebudayaan, dan pelestarian kebudayaan yang membangkitkan semangat anak anak didik,” ujarnya. Dirinya mengucapkan terima kasih telah mewujudkan mimpi tersebut kepada seluruh pihak dari pemerintah kabupaten hingga lurah yang sudah mensupport mereka meskipun mereka termasuk minoritas.
 
Acara dilanjutkan dengan peresmian gedung dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Kudus, H. Musthofa. Setelah itu dilanjutkan dengan pelepasan lampion serta hiburan Ketoprak Wahyu Budoyo yang berlangsung semalam suntuk. Tak hanya warga beragama Budha, warga lainnya yang ada di wilayah Kuthuk ikut datang dan menyaksikan acara peresmian. Sehingga, keberagaman sangat terasa pada acara semalam. Warga Budha dari daerah lain seperti Jakarta, Jepara, Pati, Blora, Semarang dan Temanggung juga datang malam tadi.