BLK Kudus Siap Dampingi Para Alumni Hingga Mandiri

 10-06-2018 03:12 WIB by Admin  82x    News

KUDUS- Alumni Balai Latihan Kerja (BLK) Kudus akan didampingi hingga bisa mandiri. Baik berwirausaha maupun bagi mereka yang menginginkan untuk bekerja di perusahaan. Hal ini disampaikan oleh kepala UPT BLK (Balai Latihan Kerja ), Anggun Nugroho, ST., MM. yang ditemui di kantornya (7/6). Dirinya menjelaskan bahwa selama ini, mereka melakukan pendampingan para lulusannya.
 
“Kami akan selalu memantau perkembangannya, kesulitannya dimana, apakah mereka mau wirausaha atau mau ke perusahaan,” ujarnya. Jika ingin ke perusahaan, di Disnaker Perinkop dan UKM Kudus sendiri ada penempatan tenaga kerja. Pun jika mereka merasa belum maksimal dengan kejuruan kursus sebelumnya, BLK akan membantu mereka untuk mencoba kursus di bidang lain. Itu juga berlaku jika ada peserta yang menginginkan pelatihan lanjutan.
 
Untuk mereka yang ingin berwirausaha, dari bidang industri akan memberikan pendampingan manajerial dan marketing. “Nanti kita arahkan untuk menjadi UKM,” ujar Anggun. Namun, karena penggabungan dengan bidang industri masih terbilang baru, Anggun menyatakan saat ini baru dalam taraf pemetaan.
 
 
“Selama ini sudah ada yang merintis berwirausaha,” ujarnya. Hal ini terpantau dari tenaga lapangan yang ada di masing-masing kecamatan. Dinas menugaskan masing-masing dua petugas di kecamatan. Mereka memantau sekitar 400-500 orang alumni yang setiap tahunnya lulus dari BLK. 
 
Ada berbagai kejuruan yang ditawarkan oleh BLK. Diantaranya adalah Pelatihan Kejuruan Tata Kecantikan Rambut, Kejuruan Tata Rias Manten, Pelatihan Tata Kecantikan Kulit, Pelatihan Kejuruan Otomotif Motor, Kejuruan Otomotif Mobil, Pelatihan Kejuruan Otomotif Mobil Spesialis AC. Pun ada pula pelatihan Kejuruan Otomotif Mobil Spesialis Audio dan Assesories, Pelatihan Kejuruan Las SMAW, Pelatihan Kejuruan Menjahit Busana, Pelatihan Kejuruan Desain Gambar Teknik 2D dan 3D, Pelatihan Kejuruan Operator Komputer, Pelatihan Kejuruan Desain Grafis Lanjutan, Pelatihan Kejuruan Web Desain, Pelatihan Kejuruan Listrik dan Pendingin, Pelatihan Kejuruan Bahasa Korea, dan Pelatihan Kejuruan Bahasa Inggris. Setiap kejuruan dibagi oleh beberapa kelas atau paket. Setiap kelasnya diisi oleh 16 orang. Lokasi pembelajarannya dibagi, ada yang di dinas, ada yang di desa-desa yakni Pelatihan Mobile Training Unit (MTU).
 
 
Sampai saat ini, kejuruan menjahit, tata kecantikan, dan tata boga masih menjadi kejuruan primadona di Kudus. Tata boga juga juga menjadi kejuruan langgganan yang hampir dilaksanakan di semua desa. 
 
Tenaga pendidik telah disiapkan oleh pihak dinas, namun hanya lima pendidik yang memang sudah ASN dan dilatih oleh kementerian. Sementara yang lainnya diambil dari praktisi maupun lembaga pelatihan lainnya. Pendidik BLK dari bidang pengelasan dan permesinan juga punya prestasi tersendiri. Yakni juara tiga Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional (KKIN) 2017 di bidang pengelasan, dan juaratiga tingkat Jateng di bidang permesinan.
 
Kurikulum BLK disesuaikan dengan arahan kementerian tenaga kerja. Hal ini agar memudahkan alumni untuk mencari lapangan pekerjaan. “Kami mengacu standar kurikulum nasional tenaga keterampilan nasional,” ujar Sekretaris Disnaker Perinkop dan UKM, Drs. Sajad, M.Pd. Untuk sekarang, BLK juga sedang sibuk menyiapkan akreditasi untuk kejuruan otomotif, menjahit, dan pengelasan. Berminat untuk menjadi peserta khusus? Informasi bisa didapat di facebook “BLK Kudus” atau datang langsung ke kantor.