Bupati Harapkan PBG Cetak Tenaga Pendidik Teladan

 31-07-2018 23:13 WIB by Admin  136x    News

KUDUS – Pusat Belajar Guru (PBG) Kudus diresmikan secara langsung oleh Bupati Kudus H. Musthofa (31/7). Dalam sambutanya, dirinya berharap agar PBG melahirkan tenaga pendidik yang teladan. Tempat pelatihan yang terletak di Kelurahan Mlatinorowito gang enam ini diharapkan meningkatkan kapasitas pendidik dalam menghadapi perubahan zaman. H. Musthofa menekan sirine tanda soft launching PBG didampingi oleh Sekda, Kasi Kelembagaan Sarpras SMA Dinas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Disdikpora, Ketua PBG, Ketua DPRD Kudus, Director of PSF School Development Outreach Sampoerna Foundation Gusman Yahya, dan direktur program Bakti Pendidikan Djarum Foundation Primadi H. Serad

Dirinya menyatakan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab pemerintah, swasta maupun masyarakat. Ia mencontohkan adanya PBG yang merupakan kerja sama Djarum Foundation, Disdikpora Kudus, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah yang difasilitasi oleh Putera Sampoerna Foundation. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, semoga Kudus bisa menjadi paku bumi pendidikan” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Kelembagaan Sarpras SMA Nasikin, S.STP., M.Kom. yang mewakili Kepala Dinas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Drs. Gatot Bambang Hastowo, M.Pd. menyatakan kemajuan pendidikan sejatinya berpusat pada guru. Ia mengungkapkan bahwa guru adalah fasilitator, inspirator, dan evaluator yang membangun karakter para siswa dengan baik. “Sehingga, saya mengapresiasi setinggi-tingginya dengan adanya PBG ini,” ujarnya. Ia mengharapkan, dengan adanya PBG ini kemampuan guru-guru di Kudus meningkat dari sebelumnya.

Imam Ketua PBG Kudus menyatakan bahwa PBG merupakan jawaban pamungkas kekahawatiran pendidik mengenai laju perkembangan zaman yang sangat cepat. “Hak guru baik TK/ Paud hingga SMA/ SMK untuk mendapatkan akses pengembangan dan keprofesionalan dilindungi Undang-Undang, dan sekarang akses tersebut perlu jauh-jauh ke daerah atau pusat,” ujarnya. PBG menjalin kemitraan brsinergi dengan pemangku kepntingan semaksimal mungkin untuk dapat menjangkau para guru Kudus untuk meningkatkan keprofesionalan.

PBG sendiri merupakan organisasi non pemerintah, namun tetap di bawah pengawasan Disdikpora Kudus dan Dinas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Organisasi ini dikelola sedemikian rupa secara professional oleh Tim Pengelola sehingga sedapat mungkin beroperasi secara mandiri. Nantinya, PBG ini dilengkapi dengan ruang belajar, lab sains, perpustakaan dan multimedia, ruang seni, ampliteater, dan gedung serbaguna.