Ganjar Resmikan Gedung Utama Asyratul Kiram RSI Sunan Kudus

 05-10-2018 23:28 WIB by Admin  139x    News

Kudus (5/10) - Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo meresmikan gedung baru milik Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus didampingi Bupati Kudus HM Tamzil dan Wakil Bupati Kudus HM. Hartopo, Jumat siang. Hadir pada kesempatan tersebut unsur Forkopimda Kudus, direksi RSI Sunan Kudus dan segenap pengurus Yayasan Kesehatan Islam Sunan Kudus.

Mewakili Yayasan, H. Sukasno Warnodibyo mengatakan bahwa saat ini RSI Kudus, menjadi rumah sakit yang semakin maju dan canggih. "Kami memiliki banyak alat kesehatan yang canggih dan tentunya lebih bermanfaat bagi masyarakat sepeti CT Scan dan Laser untuk penyakit batu ginjal," ujarnya. Dirinya juga berterima kasih kepada gubernur dan bupati yang telah hadir di acara peresmian gedung baru ini.

Bupati Kudus HM Tamzil menyambut baik kehadiran Ganjar Pranowo yang datang untuk meresmikan gedung baru karena selama 28 tahun terakhir, RSI Sunan Kudus baru kali ini dirawuhi oleh gubernur. "Terima kasih kepada pak Gubernur yang telah berkenan hadir, baru kali ini bisa dirawuhi oleh gubernur. Saya dulu pernah jadi pengurus yayasan ini," tegasnya.

Dalam kesempatan ini juga, HM Tamzil melaporkan program barunya kepada Gubernur Jawa Tengah, "Kami juga ingin melaporkan bahwa kami memiliki program baru yakni Kudus menjadi Sport Tourism City dengan tema utama Kudus Taste of Java."imbuhnya.

Dalam sambutannya, Ganjar Pranowo mengigatkan agar rumah sakit sekarang harus mampu melayani pasien dengan baik,"Jangan ada laporan besok ada laporan nolak pasien, rumah sakit mahal dan pasien disia-sia. Masuk rumah sakit saja semuanya sudah tidak enak,"ungkapnya. Dia juga bercerita bahwa ada rumah sakit yang tidak hanya bagus secara tampilan juga bagus secara rasa, "Contohnya ya di salah satu rumah sakit di Semarang, masuk ruangan bau obat saja tidak ada. Sehingga ketika masuk rumah sakit sugestinya sudah baik," imbuhnya.

Dirinya juga berharap bahwa Kudus mampu menjadi kabupaten/kota percontohan dalam hal relasi antara pemerintah, rumah sakit dan pabrik rokok, "Dilematis memang ternyata BPJS Kesehatan dananya kurang, yang nutup cukai rokok. Kudus ini harusnya bisa jadi contoh wong banyak pabrik rokok disini, misal bangun rumah sakit ya pabrik rokok dimintai bantuan," ujarnya disambut tawa dari hadirin.

Usai sambutan, Ganjar Pranowo didampingi bupati dan wakil bupati Kudus mengelilingi gedung baru dan bersapa dengan masyarakat yang sedang berobat.