Wakil Bupati Kudus : Kerjasama Antar Penyelenggara, Peserta, Pengawas dan Masyarakat Kunci Pemilu Aman

 04-12-2018 08:12 WIB by Admin  109x    News

KUDUS- Arahan dan penjelasan mengenai pelaksanaan Pemilu 2019 disampaikan Wakil Bupati Kudus Hartopo dalam Rapat Koordinasi Sosialisasi Pengawasan dengan Stakeholder dan Masyarakat. Acara ini berlangsung di Griptha Hotel Kudus siang ini (3/12). Salah satu kunci Pemilu sukses menurutnya adalah kerjasama antar penyelenggara, peserta, pengawas dan masyarakat.


Acara bertajuk ‘Bersama Rakyat Awasi Pemilu Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu’ menghadirnya banyak pihak terkait. Hartopo menjelaskan bahwa tak hanya aspek penyelenggara dan pengawasan, yang menjadi faktor dominan suksesnya bagi suksesnya Pemilu 2019 adalah
warga masyarakat. “Semakin mendekati Pemilu pasti suhu politik semakin memanas, dan bukan tak mungkin banyak menimbulkan potensi konflik,” ujarnya. Di sinilah peran pengawasan penting, tak hanya Panwas namun juga masyarakat dengan menggunakan mekanisme sesuai yang berlaku.

 
Sosialisasi ini dinilai Hartopo penting karena suksesnya Pemilu membutuhkan semua pihak. “Perlu adanya sosialisasi di dalam untuk mewaspadai perang kampanye 2019 yang kebetulan berbarengan antara Pileg dan Pilpres,” tuturnya. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib memberikan bantuan dan fasilitas sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Pemkab juga turut mensupport sarana prasarana seperti penyediaan gedung maupun memfasilitasi koordinasi antar lini. Misalnya koordinasi dan komunikasi dengan kecamatan juga instansi terkait dalam rangka dukungan Pemilu 2019, koordinasi dengan TNI maupun Polri untuk mendukung Pilpres 2019, dan penciptaan kondusifitas daerah selama Pemilu 2019.

Hartopo mengajak Forkopinda juga untuk terus bergerak mensosialisasikan pengawasan Pemilu ini. “Tolong dijaga netralitasnya bagi ASN, jangan sampai dari ASN sendiri yang memicu perpecahan,” ujarnya. Dirinya juga titip pesan kepada Dinas PMD untuk mengajak RT, RW, dan tokoh masyarakat mendukung suksesnya Pilpres dan Pileg yang sejuk, dan sukses.

Yang perlu diperhatikan lagi adalah proses pendistribusian logistik Pileg yang rawan terjadinya kesalahan. “KPU harus memperhatikan benar-benar karena ini suara rakyat. Jangan sampai yang harusnya Dapil daerah A malah didistribusikan di daerah B,” jelasnya.

Tak lupa Hartopo mengingatkan kembali agar mengawasi kampanye hitam di medsos yang sedang marak terjadi. “Ini terjadi karena gampang sekali dilakukan, bila ada yang mengetahui pelanggaran tersebut segera dilaporkan saja,” ujarnya.