SPSE Versi 4.3., Pengadaan Barang Kian Mudah dan Aman

 08-02-2019 07:49 WIB by Admin  233x    News

KUDUS- Terhitung 5 September 2018, LPSE LKPP mulai menggunakan aplikasi SPSE (Sistem Ninja Pengadaan Secara Elektronik) Versi 4.3. Bimtek mengenai SPSI versi baru ini dilaksanakan di Hotel @Hom pagi ini (6/2) dan dihadiri oleh Bupati Kudus H.M. Tamzil dan Wabup H.M. Hartopo. Dalam sambutannya, H.M. Tamzil menyatakan adanya SPSE versi baru ini membuat pengadaan barang jasa jadi lebih mudah dan aman.


Kepada hadirin, Tamzil menyampaikan bahwa pengelolaan dana APBN dan APBD adalah tanggung jawab bersama. Sehingga, penggunaan satu rupiah pun harus bisa dipertanggungjawabkan. "Aplikasi SPSE ini bisa memudahkan ASN dalam pengadaan barang jasa yang sesuai dengan aturan," ujarnya. Pengadaan barang jasa bisa memanfaatkan e-purchasing dan toko daring. Seperti toko daring Ayoklik.com yang menjadi salah satu narasumber dalam bimtek.


Dirinya menghimbau agar peserta yang terdiri dari admin SPSE dan ASN serius dalam mengikuti bimtek. Hal ini sesuai dengan kebutuhan di lapangan yang menyangkut APBD dan APBN. "Meski hanya sehari, acara ini sangat penting karena menyangkut perlindungan dan pertanggungjawaban dalam mengelola uang negara," ujarnya. Setelah bimtek, peserta diharapkan bisa langsung mengaplikasikannya.


Jumlah kegiatan dan anggaran setiap tahun selalu bertambah. Sehingga BKPP harus selalu bersiap diri. "Penambahan ini jangan hanya dijadikan hal yang rutin, namun justru menjadi hal yang strategis," harapnya. Karena melibatkan pihak lain dan diawasi oleh negara.

Bupati juga menyampaikan adanya lelang elektronik yang bisa lebih cepat. "Memang ada syarat dan ketentuan berlaku namun kedepan lelang cepat ini bisa memangkas waktu," ujarnya.

Apalagi, aparat penegak hukum juga mendukung adanya lelang elektronik ini. "Ditengah-tengah kita sudah hadir perwakilan dari Polres dan Kejaksaan," ujarnya. Dengan hadirnya aparat, diharapkan tidak ada perbedaan persepsi ketika proses lelang maupun pengadaan barang jasa berjalan.