Pelatihan LKPP, Pengadaan Barang Jasa Makin Transparan

 08-02-2019 07:55 WIB by Admin  548x    News

KUDUS (7/2) - Terselenggaranya pemerintahan Kabupaten Kudus yang transparan sudah menjadi komitmen Bupati Kudus H. M. Tamzil dan Wakil H. M. Hartopo kepada masyarakat. Dalam upaya tersebut, pemkab mengundang LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah) untuk pelatihan SIKaP (Sistem Informasi Kinerja Penyedia) kepada penyedia layanan jasa dan barang. Pelatihan tersebut berlangsung selama satu hari di lantai 4 gedung setda, Kamis (7/2).

Asisten 2 sekda Ali Rifa’i melaporkan maksud dan tujuan diselenggaranya pelatihan tersebut. “Pelatihan ini diselenggarakan untuk meningkatkan peran serta penyedia, serta terciptanya penyedia yang berkualifikasi,” ujarnya dihadapan 150 peserta dari berbagai perusahaan. Melalui sistem yang dihadirkan LKPP, pihaknya optimis dapat meningkatkan peran serta penyedia dalam mendukung percepatan penyelenggaraan APBD 2019.

H. M. Tamzil mengungkapkan bahwa terselenggaranya pelatihan tersebut, merupakan bagian dari upaya terselenggaranya pemerintahan yang transparan. Setelah kemarin(6/1) membuka pelatihan SPSE (Sistem Pengadaan Secara Elektronik) versi 4.3 untuk ASN. Kali ini pihaknya berupaya untuk membuka pelatihan serupa dengan melibatkan pihak penyedia atau swasta. “Kemarin sudah dari OPD, sekarang lebih spesifik mengundang pihak penyedia atau swasta,” jelasnya.

Dirinya juga menghimbau kepada penyedia untuk selalu mengikuti perubahan kebijakan yang ada. Karena dengan perkembangan teknologi yang ada, beberapa mekanisme sudah berkembang dari manual menjadi online. “Ada mekanisme baru, yang dulu pengadaan langsung secara manual, sekarang sudah elektronik,” ujarnya.

Dirinya berharap, melalui pelatihan sistem tersebut dapat meningkatkan sinergi antara pemerintah dan penyedia. Karena menurutnya, penyelenggaraan pengadaan barang jasa pemerintahan merupakan tanggung jawab yang besar. “Pelaksanaan proses pelelangan sampai pelaksanaan harus bisa dipertanggungjawabkan karena ini uang rakyat,” pungkasnya.