Jembatan Penyebab Banjir Luapan Segera Diperbaiki

 08-02-2019 07:59 WIB by Admin  99x    News

KUDUS (7/2) - Bupati Kudus H. M. Tamzil dan Wakil H. M. Hartopo kembali melanjutkan rangkaian rapat koordinasi antisipasi bencana alam. Pada putaran ke-8 ini, berlangsung di aula Kantor Kecamatan Bae.

Camat Bae, Mintoro, AP melaporkan bahwa penyebab utama meluapnya air di beberapa sungai disebabkan oleh kondisi jembatan yang sudah tidak layak. Jembatan konvensional yang memiliki tiang dibawahnya menyebabkan terhambatnya aliran sungai yang membawa sampah. Hal tersebut diperparah dengan sedimentasi di sekitar tiang penyangga jembatan. “Jembatan sungai dawe di jalam kudus-pati, jembatan ngembalrejo ada tiga pilar yang menghambat aliran sungai, masih diperburuk adanya sedimentasi,” jelasnya. Hal serupa juga terjadi pada jembatan sungai nolo di Dusun Kauman, Ngembalrejo, yang menyebabkan air sungai meluber ke rumah warga.

Menanggapi hal tersebut, H. M. Tamzil menghimbau kepada dinas PUPR untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut. Dengan mengirim surat kepada menteri dan BBWS, agar perbaikan dapat segera dilakukan. “Segera diganti jembatan dengan pilar ditengah, kirim surat ke menteri dan balai besar sertakan foto dan data,” ujarnya.

Dalam rencana jangka panjang, pihaknya akan melakukan normalisasi sungai dan bendung secara menyeluruh pada 2020. Menurutnya, persoalan banjir tidak akan bisa diatasi jika hanya menormalisasi sebagian sungai saja. “Persoalan banjir memang harus dilakukan normalisasi sungai secara menyeluruh,” ujarnya.

Sementara itu, H. M. Hartopo menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya. “Kami menghimbau untuk kades selalu memonitoring kesadaran membuang sampah, untuk tidak buang sampah sembarangan,” Ujarnya yang juga warga Bae.  Kemudian untuk drainase, dirinya menghimbau untuk selalu dilakukan perawatan sehingga air hujan tidak meluber ke badan jalan.