Pemkab Siapkan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

 15-02-2019 13:49 WIB by Admin  160x    News

KUDUS (15/2) - Bupati Kudus H. M. Tamzil dan Kepala BTN Cabang Kudus Asep Marliansyah menandatangani naskah kesepakatan bersama (MoU) antara pemerintah Kabupaten Kudus dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Cabang Kudus. Terkait pemenuhan kebutuhan rumah dan lingkungan yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Kudus. Berlangsung di command center, penandatanganan tersebut disaksikan Sekda, Asisten Sekda, Staf Ahli, Kepala OPD terkait, serikat pekerja RTMM, dan media.

H. M. Tamzil menyatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari 9 program unggulan pemkab Kudus. Disamping itu, juga sebagai bentuk upaya dalam mendukung program satu juta rumah oleh Presiden. Dirinya mengungkapkan, program unggulan tersebut telah disambut antusias oleh masyarakat. "Yang terpenting kita memberikan status sosial kepada masyarakat yang belum punya rumah," ujarnya.

Sementara itu, untuk persyaratan adalah komunitas beranggota 20-50 orang dan berbadan hukum. Untuk setiap anggota harus melakukan BI Checking. Untuk tanah kalau bisa tidak lebih 200 ribu per-meternya.

Menurut laporan, tanah untuk proyek pertama sudah siap tinggal mengurus administrasi, tata ruang dan akses. Proyek tersebut akan dilakukan di Kecamatan Kaliwungu dengan tanah seluas 4 hektar yang ditunjukkan kepada serikat pekerja RTMM. "Peletakan batu pertama paling tidak maret, harapan kami Pak Jokowi rawuh ke Kudus atau Pak Ganjar, karena ini merupakan suatu program yang dinanti masyarakat," ujarnya.

Kapala Kanwil VI BTN Jateng DIY Nuryanti mengaku turut bangga karena ikut mendukung realisasi program unggulan Kabupaten Kudus. Dia berharap agar program tersebut dapat cepat terealisasi dengan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait. "Dengan ditandatangani MoU ini semoga bisa cepat terealisasi dengan melibatkan pihak terkait," katanya.

Dilain sisi, Dia mengungkapkan sudah pernah menggarap program serupa di Kabupaten Kendal. "Kemarin KPR mikro yang kami realisasi nilainya 38 juta untuk tanah, bangunan dibantu BSPS 32 juta," katanya. KPR mikro untuk tanah maksimal 70 juta, nantinya akan disesuaikan dengan penghasilan anggota komunitas di Kabupaten Kudus.