Pembukaan Acara Pelatihan Peningkatan Kapasitas Guru Oleh Bupati Kudus

 11-03-2019 15:21 WIB by Admin  109x    News

KUDUS - Bertempat di Pusat Pelatihan Guru di desa Mlatinorowito sedang berlangsung acara Pembukaan skaligus Pelatihan Kapasitas Guru oleh HM Tamzil Bupati Kudus pagi ini (11/3) dengan didampingi Staff Ahli, Assisten 2 Kepala Dinas Pendidikan, dan Direktur Advokasi dan Pemberdayaan Masyarakat Yayasan Sukma Jakarta serta dihadiri oleh 150 orang peserta. Acara tersebut terselanggara berkat kerjasama dari Pemkab Kudus dengan Yayasan Sukma sebagai Pusat Pelatihan Peningkatan Kapasitas Guru untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar non ASN agar memiliki wawasan lebih untuk bekal mengajar anak didiknya. Rencananya acara terdebut akan berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 11-12 Maret 2019.

Menurut Direktur Advokasi dan Pemberdayaan Masyarakat Yayasan Sukma Jakarta Prof.Khoiruffin Bashori menuturkan bahwasanya bersama sama kita belajar mengembangkan sekolah yang mandiri dan kreatif , bukan hanya menjadi pengembangan karir sesuai pilihannya masing masing tp bisa bermanfaat bagi masyarakat.

"Yayasan Sukma Jakarta sudah mempunyai pengalaman pengembangan pendiidikan paska bencana tsunami di Aceh dan kami dipercaya oleh pemerintah untuk pengembangan sumberdaya manusia. Kami mempunyai sekolah sahabat Sukma dibeberapa provinsi di Indonesia. Terimakasih atas kesempatan yang diberikan pemerintah kabupaten Kudus.
Kita belajar bersama sama untuk pengembangan pendidikan di Indonesia" tuturnya.


Dalam sambutanya, Bupati HM Tamzil menuturkan jika diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan memberi manfaat kepada para guru peserta pelatihan peningkatan kapasitan guru. "Ini merupakan harapan besar bagi saya dimana guru-guru sudah mendapatkan kesejahteraan dari pemkab berupa tunjangan kesejahteraan. Saya berharap dengan kegiatan ini juga nantinya akan meningkatkan kapasitas profesionalisme pengajar dengan tujuan mencerdaskan anak bangsa. pemerintahan berusaha menata profesionalisme para guru dengan mengadakan pelatihan ini".


"Ini merupakan tahapan awal pelatihan dengan menghadirkan peserta 150 orang guru. nantinya akan ada gelombang lanjutan dengan pelatihan guru non ASN pula. Target dari kurang lebih 12 ribu guru non ASN yang ada di Kabupaten Kudus akan mengikuti pelatihan ini semua secara bertahap". Ujarnya.


"Visi 5 tahun kedepan yaitu Kudus bangkit menuju kabupaten Modern, Religius, Cerdas dan Sejahtera, serta ingin meningkatkan kemampuan SDM yg ada di Kudus , baik itu masyarakat maupun pemerintah termasuk pengajar sehingga Kota Kudus nantinya akan menjadi pusat tujuan baik wisata, lapangan kerja maupun dari segi pendidikan" lanjutnya.


"Saya ingin mengembangkan perpustakaan di setiap sekolah setelah pengembangan kapasitas guru ini, untuk bagaimana minat baca anak anak kita dapat meningkat. Berharap guru guru tidak hanya di gugu dan ditiru , bahkan kedepan kapasitas guru benar benar dimanfaatnya sehingga kehadirannya di nanti setiap murid muridnya nanti" tutupnya.