Bupati Ingin Pendidikan Karakter Ditanamkan Sejak Dini

 15-04-2019 08:25 WIB by Admin  302x    News

KUDUS - Pendidikan karakter sejak dini sangat penting untuk masa depan bangsa guna mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara. Hadir bersama Bunda PAUD Kabupaten Kudus Hj. Rina Tamzil, Bupati Kudus H.M. Tamzil menyampaikan pesan tersebut pada Harlah PAUD Harapan Bangsa ke-8 dan Peringatan Hari Kartini Tahun 2019 di kelompok bermain Harapan Bangsa, Kecamatan Jati, Sabtu (13/4).

Dalam sambutannya, H.M Tamzil mendoakan agar PAUD Harapan Bangsa dapat terus berkembang dan semakin dipercaya masyarakat untuk mendidik putra-putrinya. “Saya doakan PAUD Harapan Bangsa tahun ajaran ini muridnya tambah, aamiin,” ucapnya. Kepada guru PAUD, dirinya berpesan untuk selalu menanamkan nilai-nilai karakter bangsa dalam setiap kegiatan belajar maupun bermain. “Dari kecil sudah diajarkan, dipahamkan masalah karakter bangsa kita, Pancasila dasar negara kita, lagu kebangsaan kita Indonesia Raya, lambang negara burung garuda, bendera kabangsaan kita merah putih, itu saja dulu supaya anak-anak cinta Indonesia,” tuturnya.

H.M. Tamzil juga melaporkan bahwa tunjangan kesejahteraan sebesar 1 juta per bulan bagi guru PAUD, TK, TPQ, Madrasah / Diniyyah, dan swasta sudah berjalan dan selalu cair tepat waktu. Di PAUD Harapan Bangsa sendiri, dirinya mendapatkan laporan bahwa seluruh guru paud sebanyak 8 orang telah masuk dalam program tersebut. “8 orang dapat semua, alhamdulillah tidak ada yang kelewatan, disyukuri nggih,” ujarnya. Dirinya mengungkapkan, suksesnya program tersebut tak lepas dari peran pemerintah daerah bersama DPRD yang selalu mengedepankan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi guru-guru agar lebih semangat dalam mengajar. Oleh sebab itu, program tunjangan kesejahteraan guru akan terus dipertahankan sehingga berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. “Perlu diketahui bantuan ini tidak hanya tahun ini, terus (sampai) tahun depan dapat. Mohon doanya saja supaya ini berlanjut terus,” katanya.

Dirinya juga menyampaikan rencana program-program unggulan yang akan berjalan dalam waktu dekat, yaitu santunan bagi anak yatim piatu, kartu BPJS Kesehatan gratis, dan tunjangan bagi imam dan marbot masjid / musala. “4500 anak yatim piatu tahun ini kita santuni 250 ribu per anak yatim baik yang ada di panti maupun yang ada di masyarakat. Dalam waktu dekat imam masjid/musala, marbot kita akan beri perhatian dari pemerintah sekarang ini. Kemudian masalah kesehatan tidak usah khawatir tidak punya uang untuk berobat, langsung saja ke puskesmas bawa KTP KK, pulang bawa BPJS kartu kesehatan, anaknya juga harus punya kartu," katanya. Untuk itu, mulai tahun ini dari 850.000 penduduk Kudus, pemeintah sudah menyiapkan sekitar 800.000 kartu untuk memenuhi target program tahun ini.

Dirinya juga memperkenalkan program Unit Siaga Darurat dan Bencana (U-Garuda 112) yang baru saja diresmikan beberapa hari yang lalu. Program tersebut merupakan sebuah Call Center 112 bebas pulsa yang berpusat di Kantor BPBD Kudus yang telah terintegrasi dengan Polres dan RSUD. “Saya mohon di HP disimpan nomor darurat  112 tekan, gratis 24 jam. Semua kondisi darurat atau bencana yang terjadi, Insya Allah kita segera menolong masyarakat,” ujarnya.

Usai menutup sambutan, H.M. Tamzil memberikan kuis kepada anak PAUD yang berani naik ke atas panggung. Sebanyak empat anak yang berhasil menjawab pertanyaan, masing-masing mendapatkan kotak bekal dan botol minum (tumbler). Hal itu juga sebagai upaya menanamkan kebiasaan menggunakan botol isi ulang sejak dini, sehingga mengurangi sampah plastik dari botol minum sekali pakai .“Tidak usah dikasih botol plastik (sekali pakai), soalnya sekarang sampah plastik banyak, olah karena itu tempat minum ini kalau kemana-mana diisi air, bisa dicuci kembali. Tidak usah bawa botol terus dibuang,” tuturnya kepada wali murid yang turut mendamping keatas panggung.

Di sisi lain, Ketua Penyelenggara Hj. Rajimah mewakili guru-guru PAUD Harapan bangsa memyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada H.M. Tamzil atas berjalannya program unggulan tunjangan kesejahteraan. "Kami yang hanya menerima honor sebulan 200 kadang tidak, sekarang setiap tanggal 5 ke rekening (ATM)," ungkapnya.