Peringati Isro Mi'roj Nabi Muhammad, HM Tamzil Ngaji Bareng KH Anwar Zahid

 15-04-2019 08:28 WIB by Admin  514x    News

KUDUS - Bertempat di lingkungan masjid Dungpaso desa Demangan, Peringatan Isro' Mi'roj Nabi Agung Muhammad SAW berlangsung meriah pada (13/4) malam hari kemarin. Mengundang dai kondang asal Bojonegoro Jawa timur KH Anwar Zahid sebagai penceramah, para jamaah larut dalam suasana kegembiraan ketika mendengarkan tausiyah-tausiyah beliau yang kerap diselingi dengan candaan.

Bupati Kudus yang hadir dalam acara tersebut juga memberikan sambutanya sebelum mendengarkan pesan keagamaan yang disampaikan oleh kiai kondang tersebut, dalam sambutanya, beliau mengatakan bahwa dimalam hari ini kita semua berkesempatan bisa hadir dalam acara Isro' Mi'roj walaupun dalam kondisi cuaca yang sedang hujan lebat, tapi alhamdulillah tidak menyurutkan niatan para jamaah semua untuk menimba ilmu dari alim ulama kita KH Anwar Zahid.

"Hujan dimalam hari ini semoga menjadi berkah dan rahmat dari Allah SWT untuk kita, sesungguhnya hujan yang turun ini adalah anugerah yang kita dapatkan untuk membasahi bumi dan memberikan kehidupan bagi makhluk hidup, sementara pengajian dimalam hari ini dapat menerangi Qalbu kita untuk menjadi pribadi yang taat pada perintah-Nya" Terangnya.

"Oleh karena itu kita harus selalu bersyukur kepada Allah karena sampai detik ini kita masih diberikan kesehatan dan kebahagiaan di malam hari ini, Alhamdulillah jamaah malam hari ini masih diberikan hidayah sehingga malam ini berbondong-bondong menghadiri pengajian ini" Imbuhnya.

"Tak lupa sholawat serta salam juga harus selalu kita panjatkan sebagai hadiah kecintaan kita kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW karena kita nanti dihari akhir hanya syafaatnya yang kita harapkan untuk dapat menolong kita, teruslah bersholawat setiap hari agar kita diakui sebagai bagian dari pengikutnya" Pungkasnya.


Sementara itu, Dalam tausiyahnya KH Anwar Zahid menyampaikan bahwa ada 2 hal yang dicintai manusia, yaitu Harta kekayaan dan Anak-anak. padahal semua itu akan ditinggalkan nantinya ketika telah meninggal. Maka dari itu diharapkan umat islam khususnya warga Demangan harus bisa mengikhlaskan jika sewaktu-waktu diambil Sang Pencipta, Karena sejatinya semua itu hanya ujian.

"Poro jamaah sedanten, Ujian niku ono sing apik ono sing elek, ono sing nyenengke ono sing ora nyenengke. Ujian sing ora nyenengke contone sakit, kelangan, tibo, gagal panen, dagang rugi, lan sak panunggalipun. Lajeng ujian sing nyenengke contone Harta kekayaan, anak-anak yang sholih sholihah, kesehatan lan sak panunggalipun" Tuturnya.

Disampaikan lebih lanjut bahwa, " Tiyang niku yen tasih nem biasanipun mboten ngraoske kolo diuji maring ujian harta dan anak-anak ingkang nyenengake sesungguhnya merupakan ujian, karena dikira ndak akan ditinggal, rumongso ora arep pisah, tapi yen wis sepuh biasanya mulai sadar bahwa harta kekayaan dan anak-anak merupakan ujian, sudah mulai sadar bahwa sebentar lagi semuanya akan ditinggal".

Oleh karena itu,  pesan dari KH Anwar Zahid adalah bersiap-siaplah dan sadarlah bahwa kita hidup didunia ini merupakan ujian untuk bekal kehidupan kita yang kekal abadi nantinya. Demakin kita siap dalam menghadapi ujian, semakin baik pribadi kita dimata Allah juga sesama manusia, sebaliknya semakin kita lupa dengan ujian semakin terpuruklah kehiduoan kita dimata Allah dan manusia.