Dialog Interaktif Radio Suara Kudus, Bupati Jawab Berbagai Keluhan Masyarakat

 09-05-2019 18:28 WIB by Admin  99x    News

KUDUS - Kamis (9/5) siang, Bupati Kudus H.M. Tamzil membuka dialog interaktif via telepon dan SMS dengan masyarakat di Radio Suara Kudus 88 FM. Dialog berdurasi satu jam tersebut membahas berbagai program pemerintah kabupaten selama bulan ramadan serta menjawab berbagai permasalahan terkini yang sedang dihadapi oleh masyarakat Kudus. Sembari menunggu pertanyaan dari masyarakat via telepon, H.M. Tamzil menceritakan seputar program dan kegiatan pemerintah kabupaten pada bulan ramadan, salah satunya Tarhima (Tarawih dan Silaturrahim Bersama) di 9 Kecamatan. "Sesuai dengan jadwal, hari ini memasuki hari keempat tarhima, kami sendiri sudah melakukan tarawih di tiga tempat yakni Bae, Dawe, dan Gebog. Disana ada kegiatan tarawih dan penyerahan bantuan tempat-tempat peribadatan dan pendidikan serta pemberian santunan 4500 anak yatim piatu di Kudus," ujarnya. Selain itu, dirinya juga mengungkapkan program-program unggulan yang telah berjalan dalam 7 bulan masa jabatannya. "Janji 9 program unggulan satu persatu kita laksanakan, pertama tunjangan guru-guru PAUD, TPQ, madrasah / diniyyah, santunan kematian satu hari cair, santunan yatim piatu 250 ribu rupiah untuk 4500 anak, warga yang sakit di kelas 3 RSUD mendapat santunan 50 ribu per hari selama 3 hari, pelatihan 500 wirausaha baru untuk pemuda yang punya bakat tapi belum punya modal, pendampingan petani dan pengusaha wanita, dan dalam waktu dekat pembangunan rumah pekerja," ungkapnya. Dirinya juga menjelaskan tentang sistem satu arah dan dua arah di Jalan Jendral Sudirman yang saat ini masih dalam tahap sosialisasi dan uji coba untuk mencari waktu efektif pemberlakuan sistem tersebut. "Secara kebijakan memang dinamika lalu lintas di perkotaan berkembang dari tahun ke tahun, saya kira persoalan di Jendral Sudirman ada kemacetan di sekitar pasar kliwon dan sekolah-sekolah yang disana. Kami bersama tim dari Dishub sepakat untuk uji coba sistem satu arah / dua arah pada jam tertentu dalam waktu satu minggu. Paling tidak ada manfaat bagi pemakai jalan dan dari aspek ekonomi bagaimana yang berjualan mulai dari toko dan pasar mudah akses kesana. Saya kira kita harus terus mengevaluasi," jelasnya. Penanya pertama via telepon, Susi dari Desa Singocandi menanyakan seputar tata cara mengurus santunan kematian agar bisa cair satu hari. "Bagi warga tidak mampu secara ekonomi ketika dapat musibah meninggal, ahli waris langsung lapor hari itu juga ke desa supaya dapat surat keterangan untuk dibawa ke dinas sosial. Saya juga sudah meminta kepala desa supaya turut membantu mengurus," jawab H.M. Tamzil. Kemudian, Tatik dari Desa Nganguk bertanya perihal naiknya harga-harga kebutuhan pokok selama bulan ramadan atau menjelang lebaran serta langkah pemerintah untuk mengatasi hal itu. "Jumat kemarin sudah ada festival hasil tani di halaman kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus. 24 Mei nanti juga ada pasar murah atau pasar tani di halaman Dinas Pertanian dan Pangan, disana ada berbagai kebutuhan pokok seperti beras, cabai, bawang dan sebagainya. Besok pagi saya juga akan cek ke lapangan kok harga-harga bisa naik," ujar H.M. Tamzil menjawab. Windi dari Kecamatan Jekulo bertanya mengenai rencana kedepan pemerintah kabupaten untuk memperbaiki bangunan plaza Kudus yang terbakar tahun lalu. "Kebutuhan masyarakat yang perlu kita siapkan untuk masalah kudus plaza sekarang dalam proses penawaran pihak ketiga untuk dibangun kembali, sehingga dapat kembali bermanfaat bagi masyarakat. Untuk bioskop kami siapkan di Kudus Trade Center di Tanggulangin, kemarin kami sudah menandatangani bersama penembang dan setelah hari raya ini kita mulai pembangunanya. Tidak usah khawatir nanti ada 21 (Cinema XXI) disana," jawab H.M. Tamzil.