Tarhima Kecamatan Mejobo, Bupati Serahkan Sebelas Hibah Sarpras

 10-05-2019 08:02 WIB by Admin  358x    News

KUDUS - Bupati Kudus H.M. Tamzil melaksanakan tarawih berjemaah di Masjid Jami’il Islam Desa Payaman, Kecamatan Mejobo pada Kamis (9/5) malam. Selanjutnya, H.M. Tamzil menyerahkan bantuan hibah sarpras peribadatan dan pendidikan keagamaan sebesar Rp. 880.500.000,- untuk 2 masjid / musala dan 9 madrasah / ponpes / TPQ, serta bansos santunan yatim piatu kepada 434 anak di wilayah Kecamatan Mejobo. 11 bantuan hibah sarpras peribadatan dan pendidikan keagamaan masing-masing diserahkan kepada Masjid Jami'il Islam di Desa Payaman sebesar 90 juta rupiah, Pengurus Musala Baitussalam di Desa Hadiwarno sebesar 25,5 juta rupiah, MA Salafiyah Ahmad Said di Desa Kirig sebesar 175 juta rupiah, MA Modern Dalaailul Khoirot di Desa Temulus sebesar 25 juta rupiah, pengurus Madin Suryawiyyah di Desa Kirig sebesar 20 juta rupiah, Pondok Pesantren Assa'idiyyah di Desa Kirig sebesar 40 juta rupiah, RA Islamiyah Golantepus sebesar 15 juta rupiah, TPQ Hidayatut Thullab di Desa Gulang sebesar 200 juta rupiah, MI NU Imaduddin di Desa Hadiwarno sebesar 130 juta rupiah, MTs NU Sultan Agung di Desa Golantepus sebesar 90 juta rupiah, RA Tarbiyatul Atfal di Desa Kesambi sebesar 70 juta rupiah. H.M. Tamzil mengungkapkan total bantuan hibah sarpras peribadatan dan pendidikan keagamaan se-Kabupaten Kudus tahun 2019 sebesar tujuh miliar dua puluh satu juta rupiah. Kemudian untuk tunjangan guru PAUD, TPQ, madrasah / diniyyah total se-Kabupaten Kudus tahun 2019 sebesar seratus enam puluh miliar rupiah. Sementara untuk bantuan sosial santunan anak yatim piatu sebesar satu miliar rupiah untuk 4000 penerima mendapat masing-masing 250 ribu rupiah. “Insya Allah mungkin tahun 2020 bisa ditambah jumlahnya, sekarang total 1 miliar paling tidak tahun depan 2 miliar buat anak-anak yatim piatu,” ujarnya. Dirinya juga melaporkan program-program unggulan yang telah berjalan kepada masyarakat salah satunya adalah BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat. “Gratis tidak usah bayar iuran, yang sudah punya tetap dilanjutkan supaya yang belum mampu iurannya ditanggung pemerintah daerah. Kita berharap 96 persen dari seluruh warga Kudus sudah dijamin,” ujarnya. Selain itu juga beberapa program yang telah berjalan diantaranya bantuan sebesar 50 ribu per hari selama tiga hari untuk warga yang sakit di kelas 3 RSUD, santunan kematian, pendampingan kepada petani, dan pelatihan wirausaha baru. Apabila masyarakat mempunyai permasalahan seputar pelayanan publik atau fasilitas publik, H.M. Tamzil meminta untuk segera melaporkannya ke akun Lapor Tamzil di media sosial Instagram, Facebook, Twitter atau WhatsApp di 0813-2808-0804. “Silakan dihafalkan nomornya kalau ada apa-apa dilaporkan saja lewat WA,” tuturnya. Sementara itu, untuk keadaan darurat seperti bencana alam, butuh bantuan medis atau keadaan yang membahayakan lingkungan, dirinya menganjurkan masyarakat menghubungi call center 112 bebas pulsa. “Misalnya kalau butuh ambulan atau butuh polisi, tolong kalau ada situasi darurat disampaikan kepada kami dengan cepat melalui 112,” pungkasnya.