Harkitnas ke-111, Saatnya Rakyat Memperkuat Persatuan

 20-05-2019 12:09 WIB by Admin  92x    News

KUDUS - Indonesia merupakan bangsa yang memiliki ragam ras, suku, dan budaya. Oleh karena itu, Indonesia dapat bangkit dan maju ketika seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan. Pesan tersebut sangat kental terasa dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI yang disampaikan oleh wakil bupati H.M. Hartopo saat upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di halaman pendopo Kabupaten Kudus, Senin (20/5) pagi. Gotong-royong dalam menjaga persatuan harus diupayakan oleh seluruh unsur masyarakat. Apalagi, usai gelaran Pemilu 2019. Meski tidak semua masyarakat memiliki pilihan yang sama, perbedaan tak membuat sifat asli bangsa Indonesia yakni gotong royong pudar. Kini, saatnya masyarakat kembali bersatu dan menatap masa depan bangsa Indonesia yang cerah. “Alhamdulillah, sampai sekarang tahapan Pemilu 2019 telah berlangsung dengan lancar. Kelancaran tersebut juga berkat pengorbanan saudara-saudara kita yang menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Bahkan, mereka rela mengorbankan nyawa. Selain mengirimkan doa, alangkah eloknya jika kita wujudkan ucapan terima kasih dengan bersama-sama menunggu secara tertib ketetapan penghitungan resmi yang akan diumumkan oleh lembaga yang ditunjuk undang-undang,” ujar H.M. Hartopo saat membacakan sambutan Menkominfo. Harkitnas ke-111 tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadan yang merupakan bulan suci bagi umat muslim. Wakil bupati berharap masyarakat meninggalkan perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti menyebarkan berita bohong dan menebarkan kebencian. Setelahnya pada ujung Ramadan, masyarakat dapat mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali fitri dengan saudara-saudara di lingkungan sekitar. Berdasarkan seluruh harapan masyarakat Indonesia, tema “Bangkit untuk Bersatu” dianggap Menkominfo paling relevan pada Harkitnas 2019. “Tema tersebut sangat relevan untuk Harkitnas kali ini. Kita bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutur H.M. Hartopo.