Tak Hanya Waduk Logung dan Museum Patiayam, Bupati Akan Kembangkan Agrowisata di Patiayam

 15-07-2019 09:54 WIB by Admin  82x    News

Kudus - Pemerintah Kabupaten Kudus terus berupaya untuk mengangkat potensi wisata yang bisa dikembangkan di kota yang dikenal dengan kota kretek tersebut, salah satu potensi yang terus di kembangkan adalah paket wisata yang terintegrasi dari wisata Waduk Logung di Kecamatan Dawe di kombinasikan dengan Wisata Museum Purba Patiayam yang ada di Kecamatan Jekulo.

Tak hanya wisata Waduk Logung dan Museum Patiayam, kini Pemerintah Kabupaten Kudus juga tengah mengembangkan potensi Agrowisata yang ada di Bukit Kutorejo, Desa Klaling Kecamatan Jekulo.

Hal tersebut terungkap dalam acara Wisata Konversasi dan Jelajah Patiayam, pada Jumat (12/7) malam, di pegunungan Patiayam Kudus.

Untuk kali kedua, Bupati Kudus HM Tamzil kembali meninjau jalur wisata offroad jelajah Pati Ayam dengan menggunakan jeep bersama Offroader Community, pimpinan OPD terkait, Camat Jekulo, Camat Dawe, Perhutani, dan tokoh masyarakat setempat, untuk melihat kesiapan baik jalur maupun sarana wisata yang rencananya akan dibangun di mulai pada 2020 tersebut.

Ada hal berbeda dalam offroad yang memulai start dari Museum Patiayam kali ini, karena di gelar pada malam hari, tentunya lebih menantang dan menarik dan akan lebih menarik wisatawan untuk datang ke Kudus.

"Banyak potensi pariwisata di Kabupaten Kudus jika terus digarap secara serius, maka akan menarik banyak wisatawan yang datang, salah satunya yang kita rasakan malam ini," Ujar HM Tamzil.

Tak hanya itu, di Bukit Kutorejo, salah satu bukit di pegunungan Patiayam, yang terletak di desa Klaling Kecamatan Jekulo akan di kembangkan menjadi Wisata Agrowisata.

Bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Patiayam Rejo, kelompok tani hutan yang diberi hak untuk mengelola kurang lebih sekitar 1990an hektar hutan. Bupati Kudus berencananya mengubah kawasan tersebut menjadi kawasan Agrowisata.

"Saya kira ini satu hal yang menggembirakan, tinggal nanti kita bagaimana memanfaatkan menjadi wisata Agrowisata, dari semangat yang ada oleh petani disini, kami dari pemkab siap untuk mensupport agar kawasan ini berkembang menjadi wisata," Ujar Bupati HM Tamzil.

Lebih lanjut dirinya memerintahkan Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk berkomunikasi dengan pihak petani, dirinya menargetkan pada musim penghujan tahun 2019 ini, dapat menanamkan 10.000 bibit buah yang nantinya akan menjadi tahap awal untuk pengembangan kawasan wisata Agrowisata.

"Kita akan kembali kesini pada musim penghujan tahun ini, antara bulan Nopember sampai Desember untuk menanam 10.000 bibit pohon buah, kami dari Pemkab Kudus akan menyiapkan bibitnya," pesannya.

Dirinya berharap dengan dikembangkannya Agrowisata dikawasan gunung Patiayam ini, akan melengkapi sebuah wisata yang terintegrasi mulai dari wisata Waduk Logung dengan Wisata Museum Patiayam, yang dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang akan berkunjung di kabupaten Kudus.

"Saya harap dengan adanya Agrowisata di kawasan Patiayam, menjadi sebuah paket wisata yang terintegrasi, sehingga dapat meningkatkan wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Kudus," Pungkasnya