Bupati Dorong Desa Berinovasi

 17-07-2019 11:59 WIB by Admin  40x    News


 
KUDUS - Globalisasi menuntut perkembangan teknologi di berbagai lini. Persaingan antar negara dalam bidang ekonomi, sosial, maupun teknologi menjadi semakin ketat. Oleh karena itu, inovasi harus terus dilakukan agar tak tertinggal oleh negara lain termasuk sampai di tingkat desa. Pemerintah pusat yang diteruskan Pemerintah Kabupaten Kudus mendorong desa berinovasi melalui rapat koordinasi tim inovasi Kabupaten program inovasi desa yang diselenggarakan di Aula Hotel @Hom, Selasa (16/7) pagi. Bupati Kudus H.M. Tamzil diBupati Kudus H.M. Tamzil didampingi wakil bupati H.M. Hartopo dan ketua TP PKK Kabupaten Kudus Rina Tamzil membuka rapat.
 
 
Dorongan agar desa terus berinovasi merupakan salah satu nawacita presiden RI Joko Widodo. Nawacita tersebut yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Pendorongan inovasi desa didukung dengan penggelontoran dana desa baik dari APBN maupun APBD. H.M. Tamzil menyebut inovasi desa dapat menstimulasi pembangunan secara berkualitas dan produktif. Selama lima tahun, program inovasi tersebut dinilai sukses melibatkan masyarakat dalam memajukan desa. "Program inovasi desa angat strategis karena mendorong desa agar lebih maju dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Dana desa tersebut harus dimanfaatkan semaksimal mungkin," ujarnya.
 
Inovasi desa sejalan dengan visi dan misi Tamzil-Hartopo yang salah satunya mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang teknologi. H.M. Tamzil optimis semangat para peserta yang ikut dalam rapat dalam memajukan desa akan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pihaknya mencontohkan seperti pameran inovasi desa yang diadakan tahun lalu. Pihaknya berharap pameran inovasi desa dapat dilaksanakan pada tahun ini. "Saya sangat senang dengan inovasi-inovasi desa yang ditampilkan saat pameran inovasi tahun lalu. Insya Allah saya akan hadir dalam pameran inovasi desa yang tahun ini akan diadakan di sembilan kecamatan," tuturnya.
 
H.M. Tamzil memberikan semangat kepada peserta yang sudah mendedikasikan tenaga, waktu, dan pikirannya untuk memajukan desa. Tak perlu inovasi yang terlalu susah, cukup inovasi sederhana yang tepat sehingga masyarakat dapat mengembangkan dengan baik. Pihaknya juga berharap agar Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) selalu bahu membahu mendampingi dan memfasilitasi tim inovasi desa. "Semangat untuk tim inovasi desa, semoga Allah SWT memberikan berkah kepada semuanya. Harapan saya Dinas PMD terus mendampingi tim inovasi desa dalam memajukan desa," harapnya.
 
Kepala Dinas PMD Kudus, Adi Sadhono menyampaikan terdapat 75 peserta yang mengikuti rapat. Terdiri dari 24 orang dari kabupaten, 15 anggota tim inovask desa kabupaten, 22 tenaga pendamping dan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), 9 orang PPID kecamatan, dan 7 panitia penyelenggara. Rapat yang diadakan 4 hari tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian desa. "Program ini kami harap dapat mendorong produktivitas desa," ucapnya.