Pelatihan Wirausaha, Bupati Tekankan Alumni SMK Buka Lapangan Kerja

 17-07-2019 12:23 WIB by Admin  151x    News

KUDUS - Semangat Gusjigang yang melekat di masyarakat Kudus diimplementasikan dengan baik oleh kepemimpinan Tamzil-Hartopo. Perwujudan tersebut salah satunya dengan menggelar pelatihan pemberdayaan serikat pekerja dan pelatihan kewirausahaan bagi alumni SMK NU Banat dan SMK PGRI 1 Mejobo tahun 2019 di Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kudus, Selasa (16/7). Pelatihan tersebut dibuka Bupati Kudus H.M. Tamzil didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Rina Tamzil.
 
 
H.M. Tamzil sangat mengapresiasi pelatihan wirausaha untuk alumni SMK NU Banat dan SMK PGRI 1 Mejobo. Pihaknya telah melihat langsung proses belajar dan prestasi pelajar SMK. Pengarahan alumni SMK menjadi wirausahawan direspon positif H.M. Tamzil karena para pelajar dapat langsung bekerja. Kalau bisa setelah pelatihan wirausaha, para alumni diminta untuk membentuk kelompok yang beranggotakan lima orang dan membuat proposal. Nantinya, setiap kelompok yang telah mengajukan proposal pengembangan wirausaha akan diberi modal 10 juta rupiah per orang.
 
"Saya harap tak berhenti di pelatihan saja, tapi juga dikembangkan menjadi usaha. Sekarang usaha kecantikan sangat laris di masyarakat, jadi anak alumni SMK PGRI 1 Mejobo sangat bisa mengembangkan usaha spa dan perawatan," ucapnya.
 
Menurut H.M. Tamzil, beberapa materi yang harus diberikan saat pelatihan wirausaha adalah materi tentang manajemen, keuangan, dan spiritual power. Materi spiritual power dibutuhkan agar para calon wirausahawan selalu memandang positif dalam melihat berbagai keadaan. "Materi spiritual power penting untuk menanamkan mindset positif kepada calon wirausahawan," ucapnya.
 
 
H.M. Tamzil juga menyampaikan pelatihan tersebut juga perlu diberikan kepada para pekerja agar mempunyai alternatif pekerjaan lain seandainya diberhentikan dari pabrik. Bupati meminta para peserta pelatihan terus berinovasi dalam membuat usaha. Nantinya, usaha tersebut dapat dipamerkan saat Hari Ulang Tahun (HUT) Kudus pada 23 September mendatang. Bahkan pihaknya berencana meminta siswa SMK PGRI 1 Mejobo untuk tampil dan berdemo make up saat pagelaran HUT Kudus. "Tetap berinovasi, nanti produknya dipamerkan saat HUT Kudus nanti ya. Nanti anak-anak SMK PGRI 1 Mejobo juga bisa melakukam demo rias wajah bagi masyarakat," tuturnya.
 
 
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kudus Bambang Tri Waluyo menyatakan terdapat 120 peserta yang mengikuti pelatihan. Dirinya berharap pelatihan tersebut dapat membekali peserta dalam memulai usaha. "Semoga pelatihan ini bermanfaat bagi peserta dalam memulai usaha," harapnya.