Pengajian Umum Tahun Baru Islam Serta Grand Launching Hanifida Jombang Cabang Kudus

 09-09-2019 07:38 WIB by Admin  54x    News

KUDUS - Al-Quran adalah kitab suci umat islam yang akan menjadikan pedoman dan tuntunan dalam kehidupan umat islam, Oleh karenanya kita sebagai umat muslim wajib mengamalkan dan menjaga kesucian dan ajaran yang terkandung di dalamnya. Bertempat di MI NU Baitul Mukminin Getas Pejaten, malam ini (08/09/2019) berlangsung pengajian umum sekaligus Grand Launching Pondok pesantren dari Jombang Khusus penghafal Al-Quran cabang kudus dibawah naungan MI NU Baitul Mukminin Getas Pejaten Kudus.

Mohamad Ilham Hamid sebagai salah satu pengasuh mengatakan bahwa pengajian tahun baru islam di MI NU Baitul Mukminin yang berusia 19 tahun ini semoga dapat selalu semakin lebih baik dan meningkatkan mutu serta kualitas dari pengajaranya, salah satunya yang sedang berlangsung saat ini adalah sudah 2 hari melaksanakan pelatihan asmaul husna dan menghafal alquran secara cepat sebagai bagian dari program pengajaran.

"Di MI NU Baitul Mukminin sedang diselenggarakan pelatihan menghafal alquran dan asmaul husna secara cepat, Peserta bukan hanya dari sini tapi dari murid luar daerah juga seperti dari kabupaten demak dan perwakilan dari kecamatan lain diseluruh wilayah kabupaten kudus dengan jumlah peserta 125 orang".

"Tahun baru islam ini sebagai momentum untuk memaksimalkan potensi sumber daya manysia untuk lebih unggul. Lulusan sekolah sini diharapkan bisa mencetak generasi hafal quran" ungkapnya

"Terimakasih atas bimbingan dan dukungan dari pemerintah kabupaten kudus serta umi ida sebagai pengasuh ponpes dari jombang yang telah melebarkan sayapnya dengan membuka Hanifida Jombang cabang Kudus untuk penghafal Quran diwilayah Kabupaten Kudus, semoga ditahun ini madrasah ini lebih baik dari tahun lalu" pungkasnya.

Dilain sisi, Dr Khoirotul Idawati M.pdi pengasuh ponpes berujar dalam waktu yang relatif singkat para peserta penghafal alquran telah mampu menyelesaikan beberapa surat dalam alquran. Alquran sangat universal artinya banyak orang banyak yang ingin menghafal dan mempelajari alquran, itu artinya alquran mudah diterima oleh yang bersungguh sungguh ingin mempelajarinya. Selain itu, optimis dan yakin insyaallah akan akan mendapatkan keberkahan didalam kehidupan.

Sementara itu, Plt Bupati dalam sambutanya mengatakan bahwa dirinya sebagai perwakilan pemerintah daerah sangat mengapresiasi acara malam hari ini,  ustadz dan ustadzah yang dalam keseharianya mendampingi siswa diharapkan dapat mendidik terutama akhlaq dan karakter juga sikap untuk mendapatkan akhlaqul karimah sesuai ajaran agama.

"Metode hanifida adalah salah satu metode pembelajaran yang sangat cepat dalam mempelajari ayat alquran.  terbukti dengan penerapan metode ini, para santri dapat dengan cepat mempelajarinya"

Selain itu, para pengajar diharapkan dapat meningkatkan SDM yang terintegritas untuk mendapatkan akhlaq yang mulia dan berguna bagi nusa dan bangsa khususnya warga getas pejaten.

"Saya merasa bangga karena saya putra asli desa getas pejaten, Alhamdulillah pada saat ini saya bisa merasakan perkembanganya dalam segi pendidikan"

"Selain itu, perlu muhasabah atau introspeksi diri ditahun kemarin jika ada perilaku kurang baik, diharapkan ditahun ini bisa berubah total baik dalam lingkungan masyarakat dan pribadi kita, supaya kedepan kita lebih bisa bersyukur, karena semua yang kita miliki adalah amanah yang nantinya akan dipertanggungjawabkan dihadapan-Nya" imbaunya.

"Pesan dari saya, bapak ibu guru yang ada disini untuk mengabdi diniatkan untul ibadah, didiklah para murid atau santri dengan baik mengingat jaman sekarang adalah jaman milenial, dari anak kecil sampai dewasa telah mengetahui adanya media elektronik, maka dari itu perlu pengawasan yang ketat dari wali murid semua untuk memonitoring dan mengawasi setiap apa yang dikerjakan oleh anak anak kita agar tidak menjadikan mudhorot dalam kedepanya" pungkasnya.