Masuk Enam Besar Lomba Posyandu Tingkat Provinsi, Kudus Hadapi Penilaian

 10-09-2019 15:14 WIB by Admin  56x    News

KUDUS - Kabupaten Kudus masuk dalam enam besar Lomba Posyandu Tingkat Provinsi. Posyandu Sedap Malam Desa Krandon, Kecamatan Kota menjadi perwakilan Kabupaten Kudus dalam perlombaan tahun ini. Pelaksanaan tahap penilaian dan verifikasi dilakukan oleh Tim Pemilihan Pelaksana Terbaik Posyandu Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (10/9). Kehadiran tim yang beranggotakan 6 orang tersebut, disambut oleh Plh. Asisten 2 Sekda Dwi Agung Hartono dan TP PKK Kabupaten Kudus di Command Center Pemkab Kudus.

Ketua Tim Pemilihan Pelaksana Terbaik Posyandu, Nadi Santoso mengatakan bahwa kegiatan Lomba Posyandu Tingkat Provinsi merupakan bagian dari agenda nasional yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Pihaknya mengungkapkan, Kabupaten Kudus absen dalam perlombaan tersebut pada tahun-tahun sebelumnya. Namun, pada tahun 2019 ini, Kabupaten Kudus kembali ikut serta dalam lomba yang diikuti oleh kabupaten/kota se-Jawa Tengah tersebut. "Sudah beberapa tahun Kabupaten Kudus absen dalam lomba ini. Ini momen baik untuk Kudus terkait posyandu," ujarnya.

Nadi menambahkan, posyandu merupakan sebuah lembaga pemberdayaan masyarakat yang bersifat dinamis. Posyandu dalam suatu daerah dapat mempunyai program, inovasi, dan kebijakan yang berbeda dengan daerah lainnya. Hal ini dapat disebabkan karena perbedaan tingkat kesehatan, ekonomi, dan pendidikan antar daerah. Dalam menghadapi realita tersebut, pengembangan posyandu terintegrasi sangat diperlukan. "Untuk itu, kembangkan posyandu terintregasi dengan PAUD dan BKB," pesannya.

Plh. Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Sekda Kabupaten Kudus Dwi Agung Hartono membacakan sambutan Plt. Bupati Kudus, menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim dari provinsi. Adanya penilaian dan verifikasi yang akan segera dilakukan, diharapkan dapat membawa masukan bagi Pemkab Kudus. "Mudah-mudahan penilaian hari ini tidak hanya mengantarkan Kabupaten Kudus untuk membuktikan prestasinya, namun bermanfaat pula sebagai masukan bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan posyandu," ucapnya.

Plh. Asisten 2 Sekda menjelaskan, dalam perlombaan ini untuk kategori balita kecil diwakili Posyandu Sedap Malam dengan strata mandiri menjadi percontohan Posyandu Integrasi di Kabupaten Kudus. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan berbagai inovasi dalam pengelolaan posyandu diantaranya, SIBULAN (Sistem Informasi Jejaring Rujukan Ibu dan Bayi Unggulan), PERISTI (Pemburu Ibu Hamil Resiko Tinggi), GEMARI AYU TINGTING (Gemar Makan Ikan, Ayo Cegah Stunting Itu Penting).

Sementara itu, Wakil Ketua III TP PKK Kabupaten Kudus Sri Hartati Agus Budi Satrio mengatakan bahwa pada tahun 2017-2018 jumlah posyandu di Kudus secara keseluruhan tidak mengalami peningkatan jumlah. Namun, terdapat peningkatan strata dari purnama meningkat ke jenjang berikutnya sampai dengan strata mandiri. "Pada tahun 2015 Posyandu strata mandiri ada 26, meningkat menjadi 36,37, dan 65 pada tahun 2018," pungkasnya.