Lomba PHBS, Mawar Hartopo Tekankan Kebersihan Lingkungan

 05-12-2019 21:25 WIB by Admin  360x    News

KUDUS - TP PKK Kabupaten Kudus kembali melanjutkan penilaian Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Kabupaten Kudus. Penilaian pada Kamis (5/12) dilakukan di Desa Klaling, Kecamatan Jekulo dan Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo. Hadir memimpin tim penilai, Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus Hj. Mawar Hartopo menekankan persoalan kebersihan lingkungan desa sebagai indikator penilaian lapangan.

Mawar Hartopo memaparkan bahwa PHBS Tatanan Rumah Tangga merupakan upaya untuk untuk memulai pola hidup bersih dan sehat melalui pendekatan keluarga. Dirinya menekankan persolalan kebersihan lingkungan rumah, terutama mengenai ketersedian air dan kamar mandi yang bersih. Kemudian pada pola hidup sehat, masyarakat diajak untuk menerapkan pola makan teratur dengan gizi seimbang. Gerakan tersebut diharapkan dapat menjadi budaya yang melekat, sehingga dapat mempercepat terwujudnya desa sehat. "Kami ingin memotivasi masyarakat untuk membudayakan PHBS di Desa yang dimulai dari peran aktif anggota rumah tangga," ujarnya.

Pelaksanaan penilaian akan dilakukan dalam dua tahap yakni penilaian administrasi dan lapangan. Setelah itu akan ditetapkan tiga desa sebagai pelaksana PHBS Tatanan Rumah Tangga terbaik. Nantinya, desa yang meraih juara pertama akan mewakili Kabupaten Kudus dalam lomba yang sama pada tingkat Provinsi Jawa Tengah. "Selain mewujudkan desa PHBS sebagai percontohan desa di sekitarnya. Lomba ini juga untuk mendukung program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Klaling H. Sahri mengungkapkan bahwa desanya kerap mengikuti berbagai lomba yang diselenggerakan oleh Pemerintah daerah, diantaranya adalah Lomba Desa. Pihaknya beserta TP PKK Desa sangat antusias dalam mengikuti Lomba PHBS kali ini. Dirinya mengatakan, desanya siap mewakili Kabupaten Kudus dalam lomba tingkat Provinsi apabila terpilih menjadi juara, "Syukur kalau menang bisa mewakili lomba ke tingkat provinsi, kalau tidak semoga lomba ini ada tindaklanjutnya, masyarakat bisa mengikuti pola hidup bersih dan sehat," ujarnya.