Pengajian Akbar, Menuju Banat yang Futuristik

 26-01-2020 16:18 WIB by Admin  124x    News

KUDUS - Pengajian akbar sekaligus ulang tahun keluarga besar Banat  NU dan Forsikabanu digelar di gedung JHK Kudus pada Minggu (26/1) siang. Acara tersebut dihadiri oleh Plt Bupati Kudus didampingi istri, hadir pula Ketua PC NU Kab Kudus Asrofi Masyitoh, segenap Ulama serta seluruh keluarga besar NU Banat dan keluarga besar Forsikabanu Kudus. 

Plt Bupati Kudus HM Hartopo yang berkesempatan menghadiri acara tersebut mengucapkan selamat untuk Banat NU dan Forsikabanu yang merayakan hari jadi ke 80. Dirinya ikut bangga dan yakin kepada para alumni yang dapat berbenah diri dan tetap tawadhu'.

"Harlah Dasa Windu ini diharapkan dapat menjadi ajang berkomunikasi dan berinteraksi langsung antar alumni dengan keluarga besar Banat NU. Selain itu, juga mempererat silaturrahim antar keluarga besar Banat NU bersama alumni, guru, peserta didik, atau wali peserta didik dengan masyarakat,” Ujarnya.



 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Pemerintah Kabupaten Kudus (@pemkabkudus) on


Lebih lanjut, HM Hartopo memuji peran Banat Kudus dalam pengembangan SDM di Kabupaten Kudus. Dirinya juga mengapresiasi banyaknya lulusan dari Banat yang menjadi penggerak UMKM di Kudus.

"Banyak Lulusan dari Banat yang menjadi pengusaha di bidang UMKM, baik pengusaha hijab, Busana Muslim, pedagang di pasar Kliwon maupun pengusaha Biro Perjalanan Umroh, tentunya kami sebagai Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi hal tersebut, karena dapat menyerap tenaga kerja di Kabupaten Kudus," Terangnya.

Tahun kemarin banyak kekurangan, maka tahun ini harus dibenahi. Alumni yang sangat luar biasa yang banyak melahirkan orang-orang besar. Harapanya tidak mengurangi filosofi yang diajarkan Sunan Kudus yaitu Gusjigang.

Dirinya juga berpesan kepada para siswa Banat di era milenial seperti ini nantinya bila lulus agar bisa menjadi seorang yang bermanfaat bagi masyarakat, paling tidak minimal jadi tenaga pendidik atau seorang guru.

"Saya harap alumni Banat nantinya menjadi seorang penerus dari guru-guru untuk memanfaatkan ilmunya, harus bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk ikut memajukan kota Kudus," Tutupnya.(*)