PKK Kabupaten Kudus Siap Bentuk Kelompok Budikdamber

 01-10-2020 14:00 WIB by Admin  199x    News

 
 
KUDUS - Pemkab Kudus mempersiapkan penyaluran bantuan sarana dan prasarana (Bansarpras) produksi budidaya melalui anggaran belanja tambahan (ABT) Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bantuan akan dimanfaatkan untuk pembentukan kelompok Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) oleh TP PKK kecamatan dan desa. Dalam rangka membahas persiapan kegiatan, Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus, Hj. Mawar Hartopo bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus melaksanakan sosialisasi kepada para Ketua TP PKK Kecamatan. Bertempat di aula Dinas Pertanian dan Pangan, Kamis (1/10/2020), sosialisasi juga melibatkan tim pendamping dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. 
 
Mawar Hartopo sangat mengapresiasi dan menyambut rencana kegiatan Budikdamber. Pasalnya, Budikdamber merupakan bagian dari program kerja Pokja 3 TP PKK kabupaten. Maka dari itu, dirinya meminta Pokja 3 untuk turut mendampingi TP PKK kecamatan dan desa dalam pelaksanaannya nanti.
 
"Karena ini salah satu program pokja 3 kabupaten, agar kiranya turut memantau dan melaporkan ke provinsi, agar kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas. Setelah kemarin gencar-gencarnya Gemarikan jadi bisa berkesinambungan dan bermanfaat untuk masyarkat luas," ujarnya.
 
Mawar Hartopo berpesan agar kelompok-kelompok yang dibentuk harus dapat berkomitmen dan konsisten, karena Budikdamber memerlukan proses yang panjang untuk menuju siap panen. Soal persiapan, dirinya meminta kelompok yang akan dibentuk untuk dapat merinci kebutuhan dan tertib administrasi ketika menyiapkan paket Budikdamber.
 
"Yang penting, bantuan uang yang dibelanjakan sendiri atau swakelola dapat tertib administrasi, tepat sasaran dan tepat waktu jadi tidak ada masalah di kemudian hari. Spesifikasi bahan-bahan yang dibeli dirinci semua, sehingga semua kelompok sama," pesannya.
 
Tak lupa, Mawar Hartopo berpesan kepada ibu-ibu PKK untuk menjalankan Gemarikan dengan tetap menyediakan satu menu ikan setiap hari untuk keluarga. Ikan merupakan sumber protein tinggi yang baik untuk tumbuh kembang anak-anak, maupun orang dewasa. Oleh sebab itu, dengan adanya Budikdamber dapat menjadi solusi tersedianya kebutuhan ikan segar bagi keluarga.
 
"Saya maunya setiap hari ada satu kali makan ikan, karena protein buat anak-anak sangat amat bagus. Apalagi kalau punya (ikan) sendiri di rumah tinggal serok tinggal goreng tidak usah beli, sehingga mengurangi belanja dapur. Harapan kita kalau sudah panen sebagian dijual  dan diberikan masyarakat yang membutuhkan," tuturnya.
 
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Catur Sulistiyanto, melaporkan bahwa program BUDIKDAMBER ini merupakan kelanjutan dari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN). Diungkapkan, Gemarikan telah disosialisasikan ke kecamatan-kecamatan namun berhenti sementara akibat adanya pandemi Covid-19. 
 
"Ini merupakan kelanjutan program Gemarikan yang kemarin sudah bergilir ke kecamatan, karena pandemi Covid-19, sehingga yang dijadwalkan tidak semua terlaksana, 5 kecamatan kita telah laksanakan," jelasnya.
 
Pihaknya menjelaskan, nantinya tiap kelompok akan memperoleh bantuan dalam bentuk dana 10 juta rupiah untuk membeli peralatan satu paket bantuan yang telah ditentukan. Tiap paket bantuan terdiri dari 30 ember Budikdamber, arang, gelas wadah tanaman, selang, benih lele, benih kangkung, dan pakan. Pada tiap kecamatan akan menerima 3 paket yang akan dikelola oleh 3 kelompok dari PKK kecamatan atau desa.
 
"Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Pemprov Jateng memberi apresiasi dan kesempatan untuk Kabupaten Kudus dalam melaksanakan kegiatan budikdamber di 9 Kecamatan. 1 kecamatan akan menerima 3 paket, setiap paket berisi 30 ember, berarti setiap kecamatan akan menerima 90 ember," jelasnya.