TP PKK Kabupaten Kudus Tinjau Produk Unggulan Desa

 20-11-2020 12:10 WIB by Admin  171x    News

 
 
KUDUS - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kudus kembali melanjutkan pembinaan 10 Program Pokok PKK sekaligus meninjau potensi desa. Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Kudus, Hj. Mawar Hartopo, beserta rombongan hadir memberikan materi tentang administrasi,  protokol kesehatan dengan 3M, dan strategi pelaksanaan program PKK. Bertempat di Aula Kecamatan Dawe, Kamis (19/11/2020), kehadiran TP PKK Kabupaten disambut oleh Camat Dawe, Ketua TP PKK Kecamatan Dawe, beserta Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Dawe. Kunjungan kali ini sekaligus menutup rangkaian kegiatan pembinaan 10 Program Pokok PKK di 9 Kecamatan.
 
Mawar Hartopo memaparkan bahwa TP PKK mempunyai peran dalam upaya meningkatkan ekonomi keluarga lewat Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Setelah berkeliling di 8 kecamatan sebelumnya, dirinya menyimpulkan bahwa kendala yang sering dihadapi pelaku usaha adalah kurangnya promosi produk lokal. Maka dari itu, dirinya meminta kepada TP PKK Kecamatan dan Desa untuk aktif mempromosikan produk lokal di setiap kesempatan dalam kegiatan PKK.
 
"TP PKK Kecamatan dan Desa bisa mempromosikan produk makanan ringan untuk digunakan sebagai snack. Jadi, nantinya setiap desa bisa mengenali produk-produk unggulan di desa lain untuk saling melengkapi," ujarnya.
 
Usai pembinaan, TP PKK Kabupaten melakukan tinjauan lapangan di RW 05 Desa Cendono untuk melihat secara langsung produk unggulan kopi muria, sale pisang, sirup bunga telang, dan sirup parijoto. Mawar Hartopo juga berkesempatan untuk mencoba secara langsung pembuatan sale pisang serta menyeduh bunga telang. Pihaknya berharap, usaha tersebut dapat terus diberdayakan dengan peran serta pemerintah desa dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. 
 
"Seperti yang kita ketahui bersama, potensi Kopi Muria dan berbagai produk olahan parijoto ini sangat luar biasa. Untuk pelaku usaha, apabila produknya belum memiliki izin PIRT kami mendorong untuk segera diurus, silakan dikonsultasikan ke kabupaten. Supaya produk-produk unggulan ini bisa dipasarkan lebih luas lagi," pungkasnya.