Plt. Bupati : PKL Citywalk Jalan Sunan Kudus Segera Ditata

 07-01-2021 13:21 WIB by Admin  95x    News

 
 
KUDUS - City Walk Jalan Sunan Kudus seakan menjadi magnet baru bagi warga masyarakat. Proyek multiyears tersebut belum sepenuhnya usai. Kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berencana menata kembali Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sempat menempati kawasan tersebut agar lebih rapi, bersih, dan nyaman. Hal tersebut terungkap kala Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kudus Dr. Hartopo meninjau rencana lokasi pendirian tenda PKL di City Walk Jalan Sunan Kudus, Kamis (7/1).
 
Orang nomor satu di Kudus itu tak sendiri, Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar (Disdagsar) Sudiharti dan Corporate Secretary PR Sukun Deka Hendratmanto juga turut mendampingi. Plt. Bupati meminta Kepala Disdagsar agar segera kembali mendata PKL dan mensosialisasikan rencana tersebut. Sementara, Corporate Secretary PR Sukun diminta untuk menyiapkan tenda representatif bagi PKL.
 
"Untuk bu Etik (sapaan Sudiharti) silakan para PKL didata kembali. Jadi, nanti mereka tidak kaget. Untuk mas Anton, saya minta tenda dan desain disiapkan dengan baik dan berkualitas," pesannya.
 
Selain itu, Plt. Bupati menjelaskan bahwa Pemkab Kudus menggandeng PR Sukun melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Hal tersebut merupakan wujud sinergitas antara pemerintah dengan dunia usaha. Apalagi, ini demi kepentingan kemajuan Kabupaten Kudus.
 
"Ini artinya ada kerja sama dan sinergitas ini kuat. Kami apresiasi kehadiran CSR PR Sukun. Kita tata PKL di kawasan ini dengan baik," lanjutnya.
 
Tak hanya soal penataan PKL, Plt. Bupati juga menyoroti kebersihan di kawasan City Walk. Pihaknya meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup untuk memantau sekaligus menjaga kebersihan lokasi. Hal ini bertujuan untuk kenyamanan pengunjung.
 
"Untuk kebersihan, tolong diperhatikan. Jika ada sampah atau ada kawasan yang kotor segera dibersihkan. Semua ini untuk kenyamanan masyarakat," imbuhnya.
 
Sementara untuk lokasi parkir, Plt. Bupati menginstruksikan Dinas Perhubungan agar melarang kendaraan bermotor untuk parkir di pedestrian maupun kawasan utama City Walk. Mengingat, telah disediakan lokasi parkir di seberang City Walk maupun di Jalan Pangeran Puger. Petugas Dishub juga diminta untuk memantau parkir liar.
 
"Sudah ada lokasi parkir. Maka, jangan parkir di area pedestrian maupun City Walk. Ini sangat tidak nyaman bagi pengunjung maupun pengguna jalan lainnya. Saya minta Dishub segera melarang parkir liar di kawasan City Walk mulai hari ini," tegasnya. 
 
Sementara itu, Corporate Secretary, PR Sukun Deka Hendratmanto menyampaikan pihaknya senang diberi kesempatan untuk membantu menata PKL di City Walk. Pihaknya juga menjelaskan, jikalau desain tenda dan lainnya sudah disepakati. Proses pengerjaannya memakan waktu 3 minggu. Untuk ukuran tenda, 2,5 meter x 3 meter untuk PKL kuliner dan 2 meter x 2 meter untuk PKL souvenir.
 
"Intinya kami senang dan segalanya sesuatunya telah kami siapkan. Semoga ini membantu PKL dan Pemkab Kudus menata kawasan City Walk," katanya. 
 
Untuk diketahui, Pemkab Kudus berencana membagi shift PKL. Pagi hingga siang hari untuk PKL souvenir dan PKL kuliner mendapat jatah malam hari. Selain itu, konsepnya akan seperti kawasan Malioboro Yogyakarta. Sebanyak 60 PKL direncanakan akan mengisi kawasan City Walk.