Listrik padam rekap Pileg tingkat PPK sempat kacau

 13-04-2014 11:30 WIB by Admin  1485x    News

KUDUSNEWS.COM, Kudus – Proses rekapitulasi suara di tingkat PPK yang digelar serentak mulai Minggu (13/4) kemarin, diganggu dengan padamnya aliran listrik dari PLN. Akibatnya, pelaksanaan rekapitulasi di sejumlah PPK sempat kacau, meski akhirnya listrik kembali menyala lagi.
 
Salah satu PPK yang mengalami kekacauan saat rekap suara akibat pemadaman listrik adalah PPK Kota. Haryanto, salah satu anggota PPK mengungkapkan, aliran listrik memang sempat pada di tengah-tengah berjalannya acara rekap. ”Rekapitulasi suara dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Tapi, sekitar setengah jam berjalan, tiba-tiba listrik padam,” katanya.
 
Akibat padamnya listrik, suasana rekapitulasi sempat kacau. Sebab, para anggota PPK tidak bisa menggunakan pengeras suara untuk membacakan perolehan suara di masing-masing PPS.
 
Belum lagi, petugas PPK juga tidak bisa menyalakan komputer yang digunakan untuk menginput data serta menghitung perolehan suara. Akibatnya, penjumlahan suara dilakukan secara manual menggunakan kalkulator.
 
Tak hanya itu, kondisi ruangan rekap yang gelap juga menyulitkan petugas untuk memasukkan data ke plano. Para saksi dari sejumlah parpol juga mengeluh lantaran mereka sulit untuk mencocokkan data perolehan suara dengan yang direkap PPK. ”Kami memang langsung menghubungi PLN. Dan baru satu jam kemudian, listrik menyala lagi,” katanya.
 
Menurut Haryanto, seharusnya PLN tidak melakukan pemadaman listrik saat pemilu legislatif. Apalagi, sebelumnya PLN sudah menjanjikan untuk menjamin pasokan listrik selama pemungutan suara hingga proses rekapitulasi suara.
 
PDIP memimpin
 
Sementara, hingga berita ini diturunkan, proses rekapitulasi suara di tingkat PPK masih berlangsung. Akibatnya, KPU belum bisa merilis bagaimana hasil pemilu di Kabupaten Kudus.
 
Namun, dari beberapa sumber yang ada, diprediksi, PDIP juga meraih suara terbanyak di tingkat Kabupaten Kudus dengan 21 persen suara. Posisi kedua diperoleh PKB dengan 15 persen suara dan  Golkar yang meraih 10 persen suara. 
 
Sekretaris DPC PDIP Kudus, Ahmad Yusuf Roni saat dikonfirmasi belum bersedia memberi statemen terkait kemenangan partai berlambang banteng moncong putih tersebut. ”Kami masih menunggu rekapitulasi resmi dari KPU saja. Nanti pada saatnya kami akan berikan statemen resmi,” kata Yusuf. (sat/red)