Ngangsu Kaweruh ke Kota Kretek

 16-04-2014 04:41 WIB by Admin  2407x    News

KUDUSNEWS.COM, Kudus - Seperti apa sih Kudus? Itulah kira-kira pertanyaan yang mencuat dari benak peserta benchmarking-best practice (orientasi lapangan) pendidikan dan pelatihan (diklat) Pimpinan Tingkat III Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sebanyak 30 orang peserta datang ke Kudus untuk mengikuti acara tersebut, Rabu (16/4).

Datang dengan maksud untuk menambah wawasan dan pengalaman tentang potensi investasi dan pariwisata di Kudus, mereka diterima oleh Bupati Kudus yang diwakili oleh Wabup Abdul Hamid. Di Kudus peserta akan menggali informasi dan data sebanyak-banyaknya terkait investasi itu.

Setelah mengumpulkan data dan informasi, peserta akan menemukan kunci-kunci rahasia unggulan tentang keberhasilan investasi di Kudus. Yang pada akhirnya dijadikan acuan dan masukan dalam mempersiapkan rencana dan pengembangan di daerah masing-masing.

Dalam menerima kedatangan peserta orientasi diklatpim ini, Wabup Abdul Hamid mengawali sambutannya menggunakan bahasa jawa. Yang menunjukan bahwa inilah kota Kudus dengan segala aspek sosial budayanya. Kudus sebagai kabupaten terkecil di Jawa Tengah, juga memiliki potensi investasi dan industri yang terkenal.

”Kami ucapkan selamat datang. Inilah Kudus yang dikenal dengan Gusjigang. Memiliki karakter yang bagus, pinter ngaji, dan pandai berdagang,” kata Wabup pada acara penerimaan peserta benchmarking diklat.

Mantan kepala Dinas Perinkop UMKM ini juga menambahkan, bahwa selain kaya akan potensi industri, Kudus juga memiliki beragam potensi wisata. Mulai dari potensi wisata alam, wisata budaya, bahkan wisata sejarah, dan wisata kuliner.

”Silakan nanti bapak ibu semua, menikmati kuliner di Kudus. Bukan hanya jenang saja, tetapi ada lentog, soto kudus, dan garang asem,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Wabup menyampaikan bahwa perekonomian di Kudus termasuk dalam pilar pertama dari empat pilar program pro rakyat, yaitu pemberdayaan UMKM. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah dengan DPRD yang mewakili aspirasi masyarakat, diharapkan visi itu mampu terimplementasi dengan baik untuk mewujudkan masyarakat yang semakin sejahtera. (cis/red)