Unik, Bupati Kudus Adakan Pengajian Sambut Tahun Baru

 01-01-2017 08:48 WIB by Admin  336x    News

 

*Berlari Lebih Kencang, 2017 Harus Lebih Baik

 

KUDUS-Banyak ragam acara dan kegiatan untuk menyambut tahun baru. Tak terkecuali menyambut tahun 2017 ini. mulai dari konser musik, beragam hiburan, dan pesta kembang api tampaknya menjadi hal yang lazim. Tetapi, di Kudus beda.

 

Adalah H. Musthofa Bupati Kudus yang ingin menegaskan bahwa Kudus adalah kota religius. Maka, dirinya menggelar pengajian dalam menyambut tahun baru ini. Bertempat di halaman pendopo, Sabtu (31/12), para pejabat  membaur dengan ribuan masyarakat yang turut hadir meski di malam itu hujan deras.

 

Pada kesempatan tersebut, bupati menandatangani sebanyak 48 prasasti peresmian infrastruktur yang dibangun di tahun 2016. Impiannya, dirinya ingin semua proyek fisik tuntas di akhir 2017 ini.

 
 

”Dengan pola pembangunan kepung desa kuasai kota, saya ingin semua wilayah desa (apalagi kota) semua sarpras fisik telah terbangun dengan baik,” kata Bupati yang kini menempuh program Doktoral Undip ini.

 

Untuk itu, dirinya tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh SKPD yang telah melaksanakan programnya. Semuanya harus dipertanggungjawabkan, salah satunya melalui acara ini. Karena anggaran yang digunakan bersumber dari APBD yang merupakan uang rakyat.

 

Setiap orang pasti tidak ada yang sempurna, katanya. Oleh karenanya, dirinya mengajak semuanya untuk introspeksi sebagai bahan perbaikan di tahun 2017. Belajar menjadi kata kunci dalam meraih sebuah kondisi yang lebih menuju keberhasilan.

 

”Kalau kita mau membaca dan belajar, Insha Allah semua yang dilakukan bermanfaat. Apalagi menghadapi dunia di era global ini dunia tanpa batas. Maka harus siap untuk bersaing,” imbuh ketua harian ISEI Cabang Semarang ini.

 

Kang Musthofa juga memaparkan sejumlah keberhasilan di tahun 2016. Penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan adalah buah dari ihtiarnya bersama seluruh masyarakat. Dan di tahun 2017, dirinya bersama jajarannya di dalam organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru akan lebih kencang berlari.

 

”Termasuk konsep cybercity ini adalah inovasi kami untuk seluruh masyarakat,” imbuhnya pada acara yang juga dilakukan simulasi K-119, Menara, dan Sipintar itu.

 

Sejalan yang disampaikan pada pengajian malam itu, Kiai Adnan Kasogi menyampaikan pentingnya introspeksi diri dan membangun untuk lebih baik dimulai dari yang terkecil. Seseorang dikatakan berhasil manakala mampu membangun pada sekup terkecil untuk terus berkembang semakin luas.

 

Sementara itu, KH Kustur Faiz mengapresiasi gagasan Bupati Kudus yang mencanangkan hari ngaji pada 12 Rabiul Awal lalu. Dikatakannya, bahwa ngaji aalah proses untuk belajar menjadi lebih baik dalam hal apapun. Sehingga ini yang akan mengantarkan manusia menjadi semakin baik.

 

Hal ini tentu sesuai dengan berbagai program kegiatan dari Bupati Kudus. Yang terus ingin membangun Kudus semakin baik dari tahun ke tahun. Mulai dari SDM, kesehatan, pendidikan, dan berbagai layanan publik lainnya terus ditata menuju masyarakat Kudus yang semakin sejahtera. Selamat tahun baru!(rg)