Oktober, Kudus alami inflasi 0,29 persen

 02-11-2018 12:50 WIB by Admin  36x    Ekonomi

Kudus – Pada Oktober 2018, di Kudus terjadi inflasi sebesar 0,29 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 139,84. Hal tersebut berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus pagi hari ini (2/11).

Lebih lanjut, dalam keterangan rilis disebutkan bahwa inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 0,16 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,21 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,45 persen; kelompok sandang 0,20 persen; kelompok kesehatan 0,06 persen, serta kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,60 persen.

Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap terjadinya inflasi adalah bensin, pasir, tempe, rokok kretek filter, dan jeruk

Sebaliknya, kelompok yang memberikan sumbangan  terbesar terhadap terjadinya deflasi adalah telur ayam ras, kangkung, daging ayam kampung, daging ayam ras dan kentang.

Secara umum, pada bulan oktober, nasional mengalami inflasi sebesar 0,28 persen dan Jawa Tengah mengalami inflasi sebesar 0,30 persen.

Di antara enam kota SBH di Jawa Tengah, Kota Cilacap mengalami inflasi tertinggi di angka 0,41 persen, diikuti oleh Purwokerto dan Kota Tegal dengan angka 0,35 . Di bawahnya ada Kudus dengan inflasi sebesar 0,29 dan Kota Semarang di angka 0,28 serta yang terendah adalah Kota Surakarta dengan inflasi sebesar 0,24.