Produk UMKM dan Hasil Pertanian Kudus Harus Kreatif dan Inovatif

 02-11-2018 19:18 WIB by Admin  64x    Ekonomi




Kudus (2/11) - Pegiat UMKM dan petani di Kudus mendapat kesempatan berharga ketika Dinas Pertanian dan Pangan bersama Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kudus membuat kegiatan Expo UMKM dan Hasil Pertanian 2018. Bertempat di balai Jagong, Wergu Wetan, acara tersebut rencananya akan berlangsung selama lima hari. Acara ini juga terdapat berbagai macam lomba, salah satunya adalah lomba barista.

Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Kudus Ali Rifa'i, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan misi bupati yakni tentang 500 wirausaha baru tiap tahun di Kudus, "Kegiatan ini salah satunya untuk mendorong terciptanya 500 wirausaha baru di Kudus. Selain itu, untuk memamerkan produk UMKM maupun Hasil Pertanian unggulan yang ada di Kudus," ungkapnya.

Berbagai perusahaan yang ada di Kudus pun turut memeriahkan acara. Bahkan, mereka membuka Job Fair, sehingga masyarakat dapat mendaftar sebagai pekerja di perusahaan tersebut. Jika tak ada aral melintang, kegiatan ini akan dilaksanakan tiap tahun.

Sementara itu, Bupati Kudus H.M. Tamzil mengapresiasi kegiatan ini dan berharap bahwa masyarakat Kudus yakin bahwa mereka mampu dan bisa untuk bekerja dan menjual produknya dengan baik, "Kegiatan ini harapannya adalah untuk mendorong warga Kudus yakin bahwa mereka mampu dan bisa dalam hal bekerja maupun berusaha di bidang UMKM ataupun pertanian," ujarnya.



Tak hanya itu, H.M. Tamzil juga mengingatkan bahwa dunia bisnis selalu berkaitan dengan kreativitas dan inovasi, "Produk-produknya harus dikemas lebih kreatif dan inovatif. Penjualan via media sosial juga perlu dirambah," katanya. Dirinya juga memberikan penjelasan terkait pelaksanaan kegiatan ini yang berada di Balai Jagong, "Saya sengaja meminta dilaksanakan disini, supaya tempat ini juga dikenal. Kalau di Alun Alun terus nantinya juga menganggu lalu lintas," tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati bersama Kapolres dan Ketua DPRD Kudus secara simbolis menekan sirene tanda dimulainya acara. Sementara itu, pemotongan pita dilakukan oleh Rina Tamzil selaku Ketua PKK Kudus. Bupati juga sempat menyerahkan sertifikat kepada pengusaha batik dan handycraft di Kudus. (*)