Bupati Kudus Tegaskan Kudus Religius yang Toleran

 30-05-2017 13:51 WIB by Admin  416x    Budaya

KUDUSNEWS.COM, Kudus - Ribuan masyarakat berkumpul di alun-alun Simpang Tujuh, Kudus, Jumat (26/5). Sejak siang hari, mereka rela berdesakan untuk menyambut datangnya Ramadan 1438 H tahun ini. Yakni tergambar pada visualisasi Dandangan.

Bupati Kudus H. Musthofa menyebut tradisi ini sangat kental dengan masyarakat Kudus. Mengapa? Pasalnya ini merupakan tradisi turun temurun sebagai warisan Kangjeng Sunan Kudus.

Bukan hanya warga pribumi/jawa saja, melainkan warga tionghoa juga turut menyambut gembira datangnya Ramadan ini. Dengan penuh rasa syukur, mereka berdampingan secara damai dan hidup rukun.

"Inilah toleransi yang ada di Kudus. Replika kebersamaan dan persaudaraan ada di Kudus ini," kata bupati yang menandai awal Ramadan dengan pemukulan bedug sore itu.

Selain itu tradisi ini menegaskan Kudus yang religius. Budaya yang ada tetap dijaga dan dilestarikannya sebagai aset berharga. Selama sembilan tahun memimpin Kudus ini, dirinya terus berinovasi dengan menjungjung religiusitas tradisi.

"Kami terus dan akan tetap berinovasi untuk masyarakat tanpa meninggalkan kultur religius masyarakat Kudus," katanya yang hadir bersama forkopinda.

Apa yang disampaikan bupati ini nyata adanya. Jiwa wirausaha yang tertanam di masyarakat, hingga kini tetap terjaga. Pemerintah hadir untuk memberikan fasilitasi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.(*)