Kang Musthofa: Santri Harus Kekinian

 24-10-2016 13:28 WIB by Admin  822x    Budaya

Mampu Menjawab Tuntutan Zaman

KUDUS-Ribuan santri dari seluruh wilayah di Kudus tumplek blek di alun-alun Simpang Tujuh, Sabtu (22/10) pagi. Mereka menggelar apel hari santri yang diperingati secara nasional tanggal 22 Oktober ini.

Bertindak selaku pimpinan apel adalah Bupati Kudus H. Musthofa. Hadir dalam apel tersebut berbagai organisasi masyarakat/Islam termasuk para pemuda dan organisasi perempuan. Sedangkan peserta dari seluruh pondok pesantren serta lembaga pendidikan Islam di Kudus.

Dalam amanatnya, Kang Musthofa (sapaan akrab H. Musthofa di Kudus) ingin santri sebagai pelopor di masyarakat. Keberadaannya diharapkan bisa menjadi tauladan dalam seluruh kehidupan kemasyarakatan.

"Termasuk keutuhan NKRI dalam kebhinnekaan harus tetap terjaga. Di sinilah peran santri sangat penting dalam persatuan dan kesatuan," pesan Kang Musthofa.

Lebih penting, menurutnya, santri harus bisa menjadi santri yang kekinian. Yaitu yang bisa menjawab semua tuntutan zaman. Harus memiliki wawasan luas serta tidak boleh ketinggalan dengan segala perubahan yang terjadi. Dalam segala bidang santri harus hebat.

"Santi bisa menjadi politisi, birokrat, wirausahawan, atau cendekiawan. Yang terpenting, semuanya harus berlandaskan ajaran agama," tandasnya.

Lebih lanjut bupati menambahkan, dirinya berbangga dengan para santri yang ada di Kudus. Karena semua bersatu untuk melaksanakan apel bersama ini.

Kebersamaan dan persaudaraan yang terbangun hendaknya bisa menjadi inspirasi bagi negeri. Sehingga segala bentuk perpecahan dan radikalisme bisa ditekan bahkan jangan sampai terjadi.