Bupati Kudus: Jadilah Santri Kekinian yang Bisa Jadi Panutan

 13-11-2016 08:47 WIB by Admin  442x    Olahraga

Jaga Kesehatan dengan Mlaku-mlaku Bareng Santri

KUDUS-Suasana car free day (CFD) yang rutin digelar tiap Minggu pagi, tampak beda pada Minggu (13/11). Pasalnya puluhan ribu santri dan masyarakat memadati area seputar simpang tujuh dan beberapa jalan protokol.

Mereka mengikuti acara 'Mlaku-mlaku bareng Santri' yang digelar untuk memperingati Hari Santri tahun ini. Bupati Kudus H. Musthofa bersama pengurus PCNU dan Banom NU Kudus, sejumlah pehabat, serta tokoh agama dan masyarakat mengikuti kegiatan ini.

Acara ini diberangkatkan bupati Kudus ditandai dengan pelepasan balon. Puluhan ribu santri yang diperkirakan berjumlah lebih dari 30 ribu orang ini dengan tertib berjalan mengikuti rute yang telah ditentukan. Yaitu Jalan A Yani hingga tugu identitas, ke barat, Jalan Wachid Hasyim, Jalan Sunan Kudus dan finis kembali ke Simpang Tujuh.

Dalam sambutan pelepasan peserta, Bupati Kudus mengatakan, bahwa dengan adanya kegiatan ini menunjukkan adanya kesadaran. Yaitu untuk bersama-sama berolah raga untuk menjaga kondisi fisik yang sehat.

"Santri memiliki akal pikiran yang sehat, kalau badannya juga sehat," kata Kang Musthofa.

Lebih lanjut bupati yang juga lulusan Muallimin ini berharap kebersamaan ulama dan pemerintah tetap terjalin erat. Kebersamaan inilah yang merupakan kekuatan membangun Kudus. Bahkan inilah salah satu kekuatan untuk bangsa.

Sebagaimana yang pernah disampaikanya pada Apel Hari Santri, bupati kembali mengingatkan agar semua santri menjadi santri Kudus yang kekinian. Yang bisa menjadi model/panutan santri di seluruh Indonesia.

"Santri juga harus bisa menjadi simbol. Untuk mengantarkan Kudus semakin sejahtera," harapnya.

Di akhir sambutan, bupati turut mendoakan untuk Kudus bersama masyarakat dan seluruh santri. Menurutnya, acara ini sangat bagus untuk kebersamaan masyarakat untuk bareng-bareng membangun Kudus.(rg)