Bupati Tamzil Canangkan Branding Wisata dan Iket Kudusan

 30-09-2018 18:23 WIB by Admin  94x    Pariwisata

Bupati Kudus H. M. Tamzil dan wakilnya H. M. Hartopo mencanangkan branding wisata dan iket kudusan. Hal tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati Tamzil pada Pesta Rakyat Wayang Kulit Spektakuler pada Sabtu (29/9) malam. Bertempat di lapangan simpang tujuh dihadiri pula oleh mantan Bupati H. Soedarsono, unsur Forkopimda dan H. Haryanto sebagai pengusung acara, serta ribuan Masyarakat Kudus yang ikut menyaksikan.

Sebelum mengawali sambutannya, Tamzil dan Hartopo berserta unsur Forkopimda secara simbolis memakai iket kudusan sebagai tanda dimulainya pencanangan tersebut.

Membuka sambutannya, Tamzil menyampaikan ucapan terima kasih untuk masyarakat Kudus yang telah memberi amanat untuk memimpin Kudus. "Terima kasih kepada masyarakat Kudus yang telah memberi kami amanat untuk memimpin Kudus lima tahun kedepan".

Tamzil dalam isi sambutannya mengutarakan pencanangan branding wisata Kudus dan iket kudusan dan hal yang mendasarinya. "Kami mencanangkan branding wisata Kudus, Kudus taste of Java, dan mencanangkan iket kudusan sebagai simbol simbol budaya  masyarakat Kudus yang religius, iket juga memiliki makna yang erat dengan unsur tauhid, " ungkap Tamzil.

Dengan pencanangan iket kudusan tersebut ia berharap dapat menjadi identitas masyarakat Kudus bahkan sebagai seragam kerja. "Dengan pencanangan malam ini, saya harapkan iket kudusan ini dapat menjadi identitas masyarakat Kudus, bahkan untuk seragam kerja yang menggunakan pakaian kudusan, khususnya setiap tanggal 23 setiap bulannya dimana kita memperingati hari ulang tahun Kabupaten Kudus," Ujarnya.

Sementara melalui branding Kudus "Taste of Java", Tamzil ingin memberi kesempatan bagi masyarakat untuk berkreasi.  "Branding Kudus of Java merupakan promosi pengembangan pariwisata, saya ingin memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas dan inovasi dalam seni budaya, " Ungkapnya.

Tak lupa di akhir sambutannya, Tamzil mengapresiasi H. Haryanto atas terselenggaranya pentas wayang kulit. "Kami menyampaikan terima kasih kepada H. Haryanto yang telah mendatangkan dalang kondang Ki Manteb Soedarsono dan Ki Tantut Sutanto yang didampingi 75 pesinden, "

Penyerahan wayang oleh Bupati dan wakilnya kepada kedua dalang menandakan dimulainya wayang semalam suntuk dengan cerita Amartha Binangun.