Bupati Kudus apresiasi bersih bersih tugu identitas oleh IJTI Muria Raya

 30-09-2018 18:28 WIB by Admin  124x    Pariwisata

Kudus - Bupati Kudus,H.Muhammad Tamzil mengapresiasi kegiatan bersih tugu identitas,sebuah kegiatan yang diinisiasi oleh IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) Muria Raya. Acara yang bertajuk Bersih Tugu Identitas dan lomba Repling dan Prusiking dalam rangka hari jadi kota Kudus ke 469 tersebut dibuka secara langsung olehnya pagi ini (30/9).

Dalam sambutannya,dirinya menyampaikan bahwa kepedulian IJTI Muria Raya ini perlu diapresiasi.Kegiatan ini jangan berhenti disini."Sudah seharusnya kita menunjukkan kepedulian kita dengan menjaga kebersihan dan merawat lingkungan di sekitar kita," pesannya. Kemudian ingatannya melayang saat pertama tugu ini dibangun."Sekitar tahun 87 an, tugu ini mulai dibangun.Dulunya daerah ini adalah pasar.Kemudian muncul gagasan untuk mendirikan tugu identitas ini," kenangnya.Itulah masa-masa saat dirinya menjadi PNS  di Kudus.Dirinya menyebut bahwa sebenarnya tugu ini masih belum selesai pengerjaannya."Harusnya ada semacam relief atau mural di area bawah tugu," ungkapnya.Rencana tersebut akan direalisasikannya dengan menggandeng komunitas kreatif seperti komunitas gravity yang ada di Kudus.


Sekretaris IJTI Muria raya,Iwan,menyampaikan bahwa gagasan ini berawal dari keprihatinan pihaknya terhadap eksistensi tugu identitas yg mulai terlupakan."Kami berharap,dengan acara ini, tugu identitas tidak kalah dengan ikon baru yang bermunculan di Kudus",harapnya. Acara ini digelar dengan menggandeng mapala Arga dhahana UMK,Gravitasi, dan siswa siswa SMA.

Acara dibuka ditandai dengan pemakaian helm keselamatan oleh bupati Kudus kepada tiga orang pemanjat.Mereka kemudian memanjat dinding tugu identitas,untuk selanjutnya memulai kegiatan tersebut.
Salah satu pemanjat yang berhasil sampai lebih dulu di atas,kemudian memotong pohon yang mulai tumbuh di sisi bawah ruang  pandang tugu identitas.Di khawatirkan,jika tidak dipotong,keberadaan pohon tersebut akan mengganggu.
Di bagian akhir, dua orang pemanjat kemudian secara bersama sama turun dengan merentangkan banner berisikan ucapan selamat hari jadi kota Kudus.